Awal Tahun, Sudah Ada Enam Kebakaran yang Terjadi di Kabupaten Bantul
Cintia Yuliani• Senin, 12 Januari 2026 | 08:45 WIB
Petugas sedang memadamkan api yang membakar gudang kayu
BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat, sudah ada enam kejadian kebakaran yang terjadi di Bantul.
Menurut Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul Irawan Kurnianto, penyebab kebakaran dikarenakan adanya faktor kelalain sebanyak empat penanganan, satu karena korsleting listrik, dan dua lainnya belum diketahui penyebabnya.
"Kebakaran terjadi di Kapanewon Kasihan dan Sanden," sebutnya Minggu (11/1).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, terakhir kejadian kebakaran terjadi di Padukuhan Sorekan Malangan Rt.47, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden yang menghanguskan gudang kayu Jumat (9/1).
"Kajadian sekitar pukul 09.40, penyebabnya diduga karena masih ada sisa bara pembakaran sarang tawon," jelasnya.
Lanjutnya, akibat kejadian tersebut, tumpukan kayu yang ada di gudang milik Irfan Nurdiansyah terbakar. Mengakibatkan kerugian mencapai Rp 10 juta.
"Untungnya tidak ada korban jiwa dan situasi berjalan dengan kondusif," katanya.
Pada hari yang sama, kejadian kebakaran juga terjadi di gudang kosong sekitar pukul 01.30. Kejadian terjadi di Jalan Wates-Jogja Padukuhan Rejodadi RT 04, Ngestiharjo. Gudang tersebut diketahui milik Davin, warga Playen, Gunungkidul.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat Dicky Adi Baskoro, 29, sedang memancing di belakang rumah dan mendengar suara seperti benda terbakar dari dalam gudang yang tertutup. Setelah dilakukan pengecekan, diketahui terdapat api di dalam gudang.
“Ia kemudian membangunkan temannya untuk membantu memadamkan api dengan cara menjebol galvalum bagian belakang gudang, serta menghubungi petugas pemadam kebakaran,” terangnya.
Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Kasihan dan Sedayu diterjunkan ke lokasi.