BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul segera melakukan perbaikan talut rusak dampak cuaca ekstrem di wilayahnya.
Rencananya, perbaikan ini menggunakan alokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026 senilai Rp 2,3 miliar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mujahid Amrudin mengatakan, kerusakan akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu tercatat cukup beragam dan tersebar di sejumlah lokasi, salah satunya berupa talut.
Terdapat beberapa titik talut yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut.
"Perbaikan itu akan digarap setelah pembahasan final ditetapkan," katanya Rabu (7/1/2026).
Beberapa lokasi talut rusak di antaranya berada di Kalurahan Girirejo dan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, serta Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden.
Selain itu, talut jembatan juga dilaporkan ambrol di Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek.
Pihaknya dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan terus mengawal proses penanganan tersebut, sehingga diharapkan perbaikan dapat dimulai dalam waktu dekat.
"Karena, kemarin baru pembahasan perhitungan teknis dan pembiayaannya. Jadi, kalau sudah ada kesepakatan akan segera ditangani oleh Pemkab Bantul," terangnya.
Pembahasan lanjutan terkait penanganan dampak bencana tersebut telah dilakukan beberapa waktu lalu melalui kajian langsung terhadap kondisi di lapangan.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar pembenahan yang lebih tepat sasaran. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita