Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bak Penampungan di Srimartani Ambles, Dampak dari Intensitas Hujan yang Tinggi: Tak Difungsikan Lagi, Reservoir Dibongkar  

Cintia Yuliani • Senin, 5 Januari 2026 | 20:30 WIB

 

MEMBAHAYAKAN: Petugas terkait sedang membongkar bak penampungan yang amblas di Mojosari, Srimartani, Piyungan Minggu (4/1/2026) 
MEMBAHAYAKAN: Petugas terkait sedang membongkar bak penampungan yang amblas di Mojosari, Srimartani, Piyungan Minggu (4/1/2026) 

BANTUL -  Intensitas hujan yang tinggi, menyebabkan bak penampungan permanen air bersih (reservoir) berukuran 3x3 meter amblas di Mojosari, Srimartani, Piyungan Jumat (2/1/2026). 

Peristiwa tersebut berpotensi membahayakan kamar mandi warga yang ada di Mojosari, karena dikhawatirkan roboh dan menimpa fasilitas rumah. 

"Kemarin hari Ahad (Minggu, Red) kami BPBD Bantul dan DIY, FPRB (forum pengurangan resiko bencana) serta tokoh masyarakat ke sana melakukan pembongkaran reservoir air," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Mujahid Amirudin Senin (5/1/2026). 

 Baca Juga: Manchester United Dikabarkan Inginkan Oliver Glasner untuk Gantikan Posisi Ruben Amorim

Dia menjelaskan, sejatinya bangunan bak penampungan itu sudah tidak berfungsi sekitar lima tahun terakhir karena adanya pergerakan tanah di sekitar lokasi.

Pun reservoir tersebut miring. Sehingga dilakukan pembongkaran. 

"Karena lokasinya yang tidak mudah dijangkau, jadi baru bisa dilakukan pembongkaran 30 sampai 40 persen, selanjutnya akan dikoordinasi lagi," tuturnya. 

 Baca Juga: Tren Janda Baru di Kebumen Meningkat, Muncul Enam Janda Baru Setiap Hari: Pertengkaran dan Perselisihan Jadi Faktor Utama

Menurutnya, warga sudah beralih menggunakan sumur sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari sejak bak penampungan tersebut tak difungsikan.

Selain itu, wilayah tersebut bukan kategori rawan kekeringan, maka bak penampungan yang berpotensi membahayakan tersebut tidak masalah jika tidak difungsikan. 

"Jadi hanya dibongkar saja, tidak ada rehab atau pembangunan kembali," tambahnya. (cin/wia

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Bak Penampungan #reservoir #BPBD Bantul #Intensitas Hujan tinggi #ambles