Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

JJLS Padat Awal 2026, Diterapkan Rekayasa Lalin Satu Arah: Akibat Lonjakan Kendaraan Menuju Obwis Pantai Selatan

Cintia Yuliani • Kamis, 1 Januari 2026 | 19:49 WIB

 

PADAT: Kondisi kemacetan di JJLS Bantul. Dishub dan Polres memberlakukan rekayasa lalin untuk mengurai kepadatan Kamis (1/1/2026).
PADAT: Kondisi kemacetan di JJLS Bantul. Dishub dan Polres memberlakukan rekayasa lalin untuk mengurai kepadatan Kamis (1/1/2026).

BANTUL – Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) akibat terjadi kepadatan kendaraan pada awal 2026 di jalur tersebut.

Kenaikan volume kendaraan ini terutama terjadi di sejumlah titik menuju kawasan pantai selatan (Pansela). Rekayasa untuk mengurai kemacetan semakin parah.

“Karena kondisi tersebut, kami berlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (ke timur),” kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo Kamis (1/1/2025).

 Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi DIJ Tahun 2026 Diproyeksikan Bisa Capai 5,75 Persen, Sektor Industri Masih Jadi Tumpuan Utama

Dishub bersama Polres Bantul juga telah bersiaga di sejumlah titik untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan. Peningkatan arus mulai terlihat sejak pukul 14.00

“Namun, kami sudah melakukan langkah antisipasi dengan menurunkan tim urai di sepanjang JJLS menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis,”ujarnya. 

Dia menyebut, wisatawan yang memanfaatkan libur panjang di kawasan Pansela Bantul berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah dan Jakarta.

“Mayoritas menggunakan kendaraan pribadi dengan tujuan berwisata ke Bantul, khususnya Pantai Parangtritis,” jelasnya.

Terkait kondisi cuaca, saat ini wilayah Bantul tidak diguyur hujan meskipun cuaca terlihat sedikit mendung.

Hal tersebut membuat wisatawan tetap antusias memilih destinasi wisata alam.

 Baca Juga: Pohon Trembesi Tumbang Tutup Jalur Magelang–Jogja di Muntilan, Arus Lalu Lintas Sempat Terhenti

“Semalam sempat hujan, sehingga saat pergantian tahun justru lebih kondusif dan tidak terjadi kemacetan. Pada pukul 23.00 hingga 24.00 arus kendaraan masih lancar dan tidak ada potensi macet,” paparnya.

Meski demikian, ia memperkirakan kepadatan arus lalu lintas masih akan terjadi hingga 4 Januari 2026.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian.

 Baca Juga: Tren Sosial Media dan Daya Tarik Kuliner Jadi Alasan Wisatawan Datang ke Jogja, Begini Kesannya!

“Kami juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, serta memahami potensi cuaca yang kurang bersahabat demi kelancaran perjalanan,” pintanya.

Sebelumnya, Polres Bantul juga telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan. 

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, rekayasa arus diterapkan di beberapa jalur wisata, termasuk kawasan Pantai Parangtritis.

 Baca Juga: Produksi Sampah Selama Libur Nataru Capai 400 Ton Per Hari, Khusus Malam Tahun Baru Sumbang 30 Ton: Begini Upaya DLH Kota Jogja

“Jika terjadi kepadatan di jalur pantai selatan atau Jalan Parangtritis, kami akan memberlakukan pengalihan arus di Simpang Tiga Sempalan, Pundong,” ungkapnya.

Pengalihan tersebut dilakukan apabila antrean kendaraan menuju Pantai Parangtritis telah melewati Jembatan Kretek I.

Kendaraan yang dialihkan meliputi sepeda motor dan mobil penumpang, sementara bus serta kendaraan besar atau barang tetap diperbolehkan melintas di Jalan Parangtritis.

 Baca Juga: Siswa SMAN 2 Kebumen Pimpin Timnas Futsal U-16 Juara di Thailand

Adapun kendaraan dari arah Parangtritis akan dialihkan melalui Simpang Tiga Hotel Gandung dan Simpang Tiga JJLS.

Arus dari Jalan Parangtritis ke arah barat diarahkan lurus menuju Jembatan Kretek II, kemudian ke Simpang Tiga Pengklik.

Dari titik tersebut, kendaraan dapat belok kanan menuju Jalan Bantul ke arah Yogyakarta atau lurus menuju Kulon Progo melalui Jembatan Kabanaran.

Baca Juga: Momen Pergantian Tahun, PSIM Paparkan Perkembangan Tim, Pemkot Jogja Siap Perkuat Kolaborasi

“Untuk menjaga keteraturan arus, kami akan memasang traffic cone sepanjang kurang lebih 550 meter dari Pospam Parangtritis hingga TPR baru sebagai pembatas antara arus masuk dan keluar,” tambahnya. 

Menurut pantauan Radar Jogja di JJLS bagian barat Bantul pukul 11.30, terpantau ramai lancar.

Di tempat pemungutan retribusi (TPR) Pantai Baru dan Pantai Goa Cemara terlihat antrean yang menjalar.

Sepanjang JJLS pun terdapat banyak penjual dadakan. Mulai dari berjualan buah, sayur, dan jajanan. 

Terlihat di tengah Jembatan Kabanaran juga masih banyak pengunjung yang memberhentikan kendaraannya. Baik motor maupun mobil.

Beberapa pedagang kaki lima (PKL) di Jembatan Kabanaran juga memanfaatkan momen tersebut untuk menjajahkan jualannya. (cin/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#urai kemacetan #Dishub Bantul #JJLS #kemacetan #rekayasa lalu lintas #obwis #Libur NATARU #polres bantul #jalur jalan lintas selatan #Pantai Selatan