BANTUL - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul mengajukan tambahan subsidi elpiji tiga kilogram (Kg) sebanyak 43.280 tabung kepada Pertamina.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Kalau saat ini ketersediaan pasokan elpiji masih tergolong aman dan kondusif," kata Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha Rabu (24/12/2025).
Dia menjelaskan, suplai di 27 agen dan 2.163 pangkalan tetap berjalan dengan normal. Sedangkan pada bulan ini di Bantul, penyaluran elpiji reguler sebanyak 1.174.840 tabung.
"Kami juga telah melakukan pantauan rutin di pasar-pasar terkait dengan stok kebutuhan pokok," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kata dia, kondisi stok di pasar tergolong aman saat menghadapi libur nataru, dengan harga sejumlah komoditas yang dinilai cenderung fluktuatif.
"Tapi, untuk harga jual cabai sebelumnya sempat naik sekarang menurun," terangnya.
Berdasarkan, data di situs bapok.bantulkab.go.id Senin (8/12/2025) lalu, harga rata-rata cabai merah keriting di pasaran mencapai Rp 66.600 per kilogram dan cabai rawit merah Rp 87.000 per kilogram.
Sedangkan, kemarin (24/12) menurun, rata-rata harga cabai merah keriting kini hanya Rp 37.500 per kilogram dan cabai rawit merah Rp 60.000 per kilogram. Pihaknya mengimbau masyarakat melakukan belanja dengan bijak dan membeli sesuai kebutuhan. (cin/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita