Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPBD Bantul Pantau Puncak Sosok Jelang Nataru, Tegaskan Destinasi Wisata Aman

Cintia Yuliani • Kamis, 18 Desember 2025 | 22:20 WIB

PEMANTAUAN: BPBD Bantul sedang melakukan monitoring di destinasi wisata Puncak Sosok Rabu (17/12)
PEMANTAUAN: BPBD Bantul sedang melakukan monitoring di destinasi wisata Puncak Sosok Rabu (17/12)
BANTUL - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul melaksanakan monitoring di kawasan destinasi wisata Puncak Sosok, Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret, Rabu (17/12).

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi dan mitigasi bencana, khususnya menyikapi adanya kejadian longsor yang terjadi di daerah lain seperti Cilacap dan Banjarnegara, serta informasi terkait 18 titik rawan longsor di kawasan wisata daerah perbukitan di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).

“Ini juga sebagai cermin dari pemerintah untuk berwaspada, terutama di daerah-daerah atas, meskipun sampai saat ini kondisi di Bantul aman, khususnya di destinasi wisata,” ujarnya Kamis (18/12).

Antoni menegaskan, monitoring tersebut tidak dilakukan di seluruh objek wisata, melainkan hanya di beberapa lokasi tertentu.

Salah satunya Puncak Sosok, yang menurutnya dipilih karena menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.

“Kebetulan kemarin ke Puncak Sosok. Kami silaturahmi dan berdiskusi bagaimana situasi mitigasinya,” katanya.

Dari hasil monitoring dan diskusi dengan pengelola, Antoni menyebut kesiapsiagaan di Puncak Sosok sudah baik.

Pengelola dinilai telah menyiapkan sistem pemantauan dan siap berkoordinasi dengan BPBD Bantul apabila terjadi kondisi darurat.

Ia juga meluruskan persepsi masyarakat terkait informasi 18 titik rawan longsor. Menurutnya, penyampaian tersebut bukan berarti sudah terjadi tanda-tanda bencana, melainkan sebagai bentuk kewaspadaan.

“Kalau masyarakat menerima image rawan longsor, seolah-olah sudah ada gejala. Padahal maksud kami bukan seperti itu. Ini hanya mengingatkan untuk waspada,” jelasnya.

Antoni menilai mitigasi kebencanaan tidak bisa dilakukan oleh BPBD sendiri. Diperlukan kolaborasi dengan Dinas Pariwisata serta organisasi perangkat daerah (OPD) lain.

“Dengan adanya kejadian di daerah lain, memang tidak bisa dihindari. Maka paling tidak kita mulai berkoordinasi, saling mengingatkan, saling memantau, supaya pengunjung bisa merasa nyaman,” katanya.

Ia menambahkan, upaya tersebut juga bertujuan untuk menenangkan masyarakat dan wisatawan agar tidak takut akibat informasi viral.

“Kadang justru pengunjung merasa takut, padahal nyatanya aman. Nah, ini yang coba kami sampaikan,” imbuhnya.

Antoni juga menekankan pentingnya peran pengelola destinasi wisata dalam memberikan imbauan kepada pengunjung, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.

Menurutnya, pengelola telah secara rutin mengingatkan wisatawan agar lebih berhati-hati apabila terjadi hujan atau kondisi tertentu yang berpotensi membahayakan.

Melalui kegiatan silaturahmi dan monitoring ini, BPBD Bantul berharap terjalin kolaborasi yang baik antara pihaknya dan pelaku wisata.

“Harapannya, pelaku wisata nyaman, wisatawan juga nyaman. Ke depan wisata di Bantul tetap aman, nyaman, sehat, dan selalu waspada,” pungkas Antoni.

Ia pun mengajak wisatawan untuk tetap berwisata ke Bantul dengan memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini.

“Wisata tetap berjalan, tapi jika terjadi apa-apa kita langsung segera koordinasi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pengelola Puncak Sosok Rudi Haryanto mengatakan, terkait mitigasi bencana, ia memastikan destinasi wisata yang dikelolanya aman dari ancaman longsor.

“Kami sudah membangun pagar pengamanan baru sekitar 70 meter, serta melakukan penanaman pohon penguat seperti beringin sejak awal,” katanya.

Disejumlah titik tebing juga telah ada pengamanan berupa pagar pembatas. (cin)

Editor : Bahana.
#Puncak Sosok #wisata alam #BPBD Bantul #Libur NATARU