Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tindak Lanjuti SE BGN, SPPG Bantul Bakal Rekrut 30 Persen Karyawan dari Warga Miskin Desil 1–2

Cintia Yuliani • Sabtu, 6 Desember 2025 | 02:45 WIB
 
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Bantul Hermawan Setiaji.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Bantul Hermawan Setiaji.
 
 
BANTUL – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bantul menindaklanjuti surat edaran (SE) Badan Gizi Nasional (BGN) yang mewajibkan 30 persen karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berasal dari masyarakat miskin desil satu dan dua. 
 
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Bantul Hermawan Setiaji mengatakan, sebelum adanya SE tersebut belum ada masyarakat miskin desil satu dan dua yang bekerja sebagai karyawan di SPPG.
 
Namun jika nanti ada karyawan berupa relawan yang keluar dari SPPG, ia memastikan penggatinya berasal dari warga miskin di Bantul. 
 
Baca Juga: Saat Nataru, Dishub Bantul Siapkan Pos Pengaman dan Pemantaun di Kawasan Jembatan Kabanaran
 
“Surat edaran datangnya belakangan jadi sebagian sudah operasional, jadi SPPG yang baru dibuka saja yang sudah ada karyawan dari masyarakat miskin, yang keluar juga diganti masyarakat miskin,” jelasnya Jumat (5/12/2025). 
 
Lanjutnya, SPPG di Bantul yang sudah mempekerjakan masyarakat miskin sekitar 50 persen dari total SPPG yang telah beroperasi. 
 
“Yang sudah operasional kan baru 57 SPPG, jadi sekitar 28 SPPG,” katanya.
 
Baca Juga: 18 Objek Diduga Cagar Budaya Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Kini Dikaji Ulang agar Penuhi Standar Penetapan Baru sesuai UU
 
Namun, ia mengatakan tidak semua jumlah karyawan di SPPG sama, karena tergantung jumlah penerima manfaat.
 
Maka dari itu, ia belum bisa memastikan jumlah total dari masing-masing SPPG yang sudah mempekerjakan karyawan dari masyarakat miskin. 
 
“Program ini ada multi player efek termasuk berkaitan dengan komunikasi sosial masyarakat sekitar termasuk membantu menekan kemiskinan,” terangnya.  
 
Baca Juga: Resmi! Masa Tanggap Darurat Bencana di Bantul Diperpanjang, Cuaca Belum Stabil hingga Penanganan Belum Selesai Jadi Pertimbangan
 
Ia berharap masyarakat miskin khususnya desil satu dan dua yang menjadi karyawan di SPPG dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, sekaligus membantu menekan angka kemiskinan. 
 
Masyarakat miskin yang masuk dalam desil satu dan dua menurutnya memang tersebar merata di seluruh kapanewon yang ada di Bantul. Sehingga program semacam ini tepat untuk diterapkan. 
 
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial  Dinas Sosial (Dinsos) Bantul Tri Galih Prasetya mengatakan, sebanyak 42.923 kartu keluarga (KK) yang termasuk dalam masyarakat  desil satu, sedangkan masyarakat miskin yang termasuk desil dua sebanyak 38.833 KK. 
 
“Kami Dinsos siap untuk menyediakan datanya, jika SPPG di Bantul membutuhkan data warga yang masuk desil satu dan dua,” katanya. (cin)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#karyawan SPPG #masyarakat miskin #SPPG #se #BGN