Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ruang Bermain Ramah Anak Masjid Agung Bantul Layak, Dilengkapi CCTV dan Edukasi Anak: Komitmen Pemkab Wujudkan KLA

Cintia Yuliani • Jumat, 5 Desember 2025 | 04:55 WIB
 
RAMAH ANAK:Salah satu sudut arena di Ruang Bermain Ramah Anak yang berada di Kompleks Masjid Agung Bantul.
RAMAH ANAK:Salah satu sudut arena di Ruang Bermain Ramah Anak yang berada di Kompleks Masjid Agung Bantul.
 
 
BANTUL - Ruang Bermain Ramah Anak (RBA) di kompleks Masjid Agung Bantul resmi dinyatakan layak setelah menjalani proses penilaian standarisasi oleh tim auditor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
 
Penilaian itu menghasilkan skor 593 poin, menjadikan fasilitas tersebut sebagai salah satu RBA yang memenuhi ketentuan nasional.
 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul Ninik Istitarini menegaskan, keberadaan RBA merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak anak. 
 
Baca Juga: Dinas Kebudayaan Sleman Ajukan Dua Makanan Ini Jadi WBTb pada 2026, Ini Dia Alasannya..
 
“Bagaimana kita bisa memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan pada anak, tentunya semuanya kami penuhi,” ujarnya saat ditemui di Pemkab Bantul Kamis (4/12/2025). 
 
Menurutnya, RBA bukan sekadar area bermain, namun ruang yang memberi edukasi, mendukung tumbuh kembang, dan membantu anak memanfaatkan waktu luang secara positif. 
 
“Anak berhak mendapatkan ruang yang memberikan edukasi. Jangan sampai waktu luang digunakan untuk hal-hal negatif. Karena itu, kami sediakan ruang untuk mengeksplor diri,” jelasnya.
 
Baca Juga: Masa Tanggap Darurat Bencana Berpotensi Diperpanjang, BPBD Bantul Sebut Sejumlah Pekerjaan Fisik untuk Penanganan Pascabencana Belum Rampung
 
Fasilitas di RBA Masjid Agung ini juga dilengkapi buku bacaan, serta permainan edukatif. 
 
Ninik menyinggung insiden yang sempat viral tentang pasangan muda yang melakukan tindakan tidak pantas di area tersebut. Menurutnya, kejadian itu menjadi bahan evaluasi. 
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul Ninik Istitarini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Bantul Ninik Istitarini.
 
“Itu bagian dari pembelajaran buat kita. Ada yang memanfaatkan dengan hal negatif, itu juga bagian dari pemberdayaan,” katanya.
 
Baca Juga: Ringankan Korban Bencana di Sumbagut, TNI di Kebumen Kirim Bantuan, Polisi Salat Gaib
 
Sebagai tindak lanjut, pengawasan diperketat. CCTV yang sebelumnya hanya satu unit kini ditambah menjadi lima unit. Sehingga pihaknya bisa langsung monitoring terkait dengan pengamanannya. 
 
"RBA juga kini memiliki batas operasional dan akan dikunci pada pukul 18.00," katanya.
 
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menegaskan, keberadaan RBA merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). 
 
Baca Juga: Pegawai Tak Cakap Bakal Digeser, Pemkab Sleman Akan Lantik Seratus Pejabat Hasil Rotasi 
 
“Kabupaten Bantul kabupaten layak anak, di mana di dalamnya ada sub RBA. Kita sudah memiliki RBA itu di Masjid Agung Bantul,” ujarnya.
 
Halim menjelaskan, karena RBA menjadi salah satu indikator penilaian KLA, maka pihak kementerian melakukan pengecekan langsung.
 
Ia memastikan hasil penilaian yang menyatakan RBA Masjid Agung layak akan menjadi pendorong untuk memperluas program serupa.
 
Baca Juga: Gemar dengan Kisah-Kisah Supranatural, Ini Perbedaan Leak Bali dan Kuyang Kalimantan
 
“Ini akan terus kami kembangkan agar Kabupaten Bantul memiliki sistem jaminan perlindungan terhadap anak yang semakin paripurna. Hak anak wajib disediakan, jangan sampai tidak terpenuhi,” tegasnya.
 
Ia berharap keberadaan RBA dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal baik secara fisik, mental, cerdas, kreatif, dan mempunyai empati. 
 
"Dengan begitu masa depan bangsa akan lebih baik karena kita menghasilkan generasi yang lebih baik,” tandasnya. (cin)
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#KLA #RBA #DP3AP2KB #kabupaten layak anak #Bantul #cct #masjid agung #ninik #Ruang Bermain Ramah Anak