BANTUL - Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Content Market jadi wadah untuk mengangkat kekayaan intelektual atau intellectual property (IP) lokal bisa bersaing ke kancah internasional. Sebab di sini, pemilik IP lokal akan bertemu dengan rumah produksi, produser, hingga investor.
“Supaya HKI-nya bisa dikomersialisasikan,” sebut Menteri Ekonomi Kreatif Teuke Riefky Harsya di Jogja Expo Center (JEC) Sabtu (29/11).
Baca Juga: Jadi Ketua PASI Kota Jogja 2025-2029, Fajar Kurniawan Dorong Penyediaan Sarana Latihan Atletik
Lewat JAFF Content Market, sebanyak 118 tenant ikut terlibat. Dia berharap, berbagai HKI lokal potensial untuk diadaptasi menjadi film layar lebar, serial, atau animasi. Sebab menurutnya, industri kreatif Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang layaknya Hollywood, Jepang, Inggris, hingga Korea.
Dia menyebut, platform seperti ini sangat mendukung kemajuan ekosistem film nasional. Kemenkraf juga terus memberikan dukungan agar kegiatan yang berkaitan dengan HKI bisa berkembang dan memperluas jaringan industrinya.
Baca Juga: Gelar Rakerda Sekaligus Kejurda, GABSI DIY Ingin Menata Organisasi Sekaligus Jaring Bibit Atlet
Namun, Teuku menyebut, masih ada berbagai tantangan yang kini dihadapi. Khususnya industri film. Seperti akses pendanaan dan ketersediaan insentif yang minim. Kemudian sempitnya akses ke layar lebar, hingga masih maraknya pembajakan film.
Bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Kementerian Informasi dan Digital, dia berharap proses penanganan laporan pembajakan bisa dipercepat. “Proses take down tidak lagi memakan waktu satu hingga dua minggu,” harapnya.
Sementara itu, Head of JAFF Content Market Robby Wahyudi menegaskan, acara ini menjadi momentum penting untuk mempertemukan sineas, investor, produser, dan pelaku industri kreatif Asia agar bisa berkolaborasi serta membuka peluang lintas sektor. “Ini jembatan nyata antara aset kreatif Indonesia dan industri layar. Banyak cerita luar biasa yang lahir dari buku, lagu, atau gim lokal,” tuturnya.
Baca Juga: Laskar Mataram Tempel Papan Atas Klasemen, Van Gastel: Tak Ada yang Menyangka PSIM Bisa Setinggi Ini
Seperti tahun pertama, JAFF Content Market juga akan memilih 10 HKI terbaik untuk difilmkan. Dari 10 HKI terpilih tahun lalu, dua sudah selesai diproduksi menjadi film dan satu sedang dalam tahap pembicaraan. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita