BANTUL - Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bantul kembali berjalan. Total ada 117.215 warga menerima dua jenis bantuan yang disalurkan pemerintah pusat.
Sebanyak 29.935 orang menerima bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 900 ribu. Sedangkan 87.280 lainnya menerima bantuan pangan, berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak.
“Asal datanya dari pusat, jadi sudah berjalan sejak 21 sampai 28 November,” beber Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Bantul Hermawan Setiaji Jumat (28/11).
Terkait isu DIY sempat menyatakan akan menghentikan bantuan bagi penerima yang terindikasi judi online, Hermawan mengaku belum bisa memastikan apakah di Bantul terdapat kasus serupa.
“Kalau secara angka saya tidak tahu ya. Kemungkinan ada, karena itu dinilai secara nasional. Tapi kalau Bantul saya belum bisa matur,” ujarnya.
Ia menekankan agar warga penerima bantuan memanfaatkan bansos sesuai peruntukannya. “Jangan dipakai yang aneh-aneh,” pintanya.
Baca Juga: Siklon Senyar dan Koto Kepung DIJ. Berdampak Anomali Cuaca, Masyarakat Diminta Waspada
Hermawan juga mengingatkan seluruh bentuk bantuan sosial baik BLT, sembako, maupun program lainnya ditujukan untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat. “Kalau bantuan yang ini bantuan APBN, dari pusat. Oleh karena itu dari pusat menggunakan DTSEN. Jadi kita manut mana saja yang masuk,” jelasnya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita