BANTUL - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru), dinas perhubungan (Dishub) dan dinas kesehatan (Dinkes) di Kabupaten Bantul akan melakukan pemeriksaan kesehatan kru angkutan umum. Hal ini dilakukan untuk memantau kondisi kesehatan dan kebugaran pengemudi saat melayani wisatawan selama libur nataru
“Serta memastikan kondisi fit untuk mengemudikan kendaraan,” kata Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara Jumat (14/11).
Baca Juga: Dorong Minat Srikandi ke Lapangan Hijau, SSB Gama Yogyakarta Buka Kelas Wanita
Dengan pemerikasaan ini, ia berharap semua kru angkutan dalam kondisi bugar dan layak jalan. Sehingga keamanan penumpang dan pengguna jalan lainnya dapat terjaga dengan baik.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul toto Paamudji Rahardjo menyebut, pemeriksaan akan dilaksanakan November. “Ini sudah ada rancangan, sudah ada koordinasi, tinggal nanti aksinya masih dalam tahap koordinasi,” jelasnya.
Baca Juga: Ansyari Lubis Ungkap Kondisi Terbaru Riko Simanjuntak, Belum Pastikan Turun Lawan Persiku Kudus
Pemeriksaan kru angkutan umum pada 2024, lanjutnya, dilaksanakan di dua terminal. Tahun ini pun akan sama. Namun, jumlah terminal belum ditentukan. “Nanti kita lihat anggaran kita bisa dilaksanakan di berapa lokasi,” katanya.
Sebelumnya, Dishub Bantul juga telah melakukan inspeksi keselamatan lalu lintas dan ramp check Selasa (12/11). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pemeriksaan menyasar terminal, armada, dan kawasan wisata.
Baca Juga: 20 Warga Masih Hilang, Pemprov Jateng Fokuskan Pencarian Korban Longsor Cilacap
Dalam inspeksi tersebut, petugas memeriksa sejumlah armada wisata di kawasan Pantai Parangtritis. Dari tujuh bus wisata yang dicek, lima dinyatakan layak beroperasi. Dua bus direkomendasikan untuk segera memperbaiki lampu belakang yang tidak berfungsi.
Selain bus wisata, terdapat 11 armada jip wisata yang juga diperiksa. Seluruhnya direkomendasikan untuk melakukan servis. Terutama pada aspek pengereman. Petugas juga memeriksa 12 armada bus shuttle di sisi timur Parangtritis dan dinyatakan dalam kondisi baik.
“Apalagi nanti ada pembangunan Jalur Pansela yang menuju ke arah JJLS. Dengan potensi yang besar, kita pastikan kelayakan armada wisata di kawasan ini,” katanya. (cin/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita