Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Warga Padati Prosesi Pemakaman Sinuhun Paku Buwono XIII di Makam Raja-Raja Imogiri

Cintia Yuliani • Rabu, 5 November 2025 | 22:37 WIB

PROSESI: Peti jenazah yang ditandu akan dibawa ke Kedaton Girimulyo tempat pemakaman PB XIII Rabu (5/11)
PROSESI: Peti jenazah yang ditandu akan dibawa ke Kedaton Girimulyo tempat pemakaman PB XIII Rabu (5/11)
BANTUL - Jenazah Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII tiba di Makam Raja-Raja Imogiri pukul 12.35 dengan dikawal oleh patwal dari Keraton Surakarta.

Mobil jenazah berhenti di Bale Paleraman. Setelah itu peti jenazah, payung jenazah, foto PB XIII, dan dua nisan kayu dikeluarkan.

Para Abdi Dalem Surakarta dan pasukan Lombok Abang menyiapkan tandu untuk membawa peti jenazah.

Ratusan warga, mulai dari anak sekolah hingga orang dewasa, hadir menyaksikan prosesi pemakaman.

Ada yang duduk di sepanjang sungai kompleks makam, Bale Paleraman, ada pula yang menunggu di tangga menuju pemakaman.

Setelah jenazah PB XIII dikeluarkan dan ditandu oleh 20 pasukan Lombok Abang, dilaksanakan prosesi serah terima jenazah dari keluarga Keraton Surakarta kepada Pajimatan.

"Dipegang oleh Senopati Lampah, lalu akan diserahterimakan kepada Bupati Pajimatan, yaitu saya sendiri," jelas Bupati Pajimatan Imogiri yang membawahi kompleks pemakaman Paku Buwono Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Djoyo Adilogo saat ditemui di Bale Paleraman, Rabu (5/11).

Saat prosesi penyerahan jenazah, Senopati Lampah dari Keraton Surakarta membawa foto PB XIII dengan karangan bunga melati, nisan kayu, dan payung jenazah.

Di belakangnya, ada iring-iringan 32 bragada dari Keraton Surakarta berjalan membawa pedang. Para bragada mengenakan pakaian berwarna hitam, biru, dan hijau.

"Setelah prosesi penyerahan selesai di sini (Bale Paleraman, Red), jenazah akan kita angkat naik ke Masjid Dalem Kagungan Pajimatan untuk disalatkan," katanya.

Saat jenazah dibawa menuju tangga, warga mengikuti dari belakang. Sesampainya di Masjid Dalem Kagungan Pajimatan, para bragada membentuk barisan lalu naik terlebih dahulu ke tangga menuju Kedaton Girimulyo, tempat pemakaman PB XIII.

Usai disalatkan, jenazah langsung ditandu lalu dimakamkan sementara di kompleks makam Pakubuwono XII, ayahnya.

"Karena untuk kompleks Kedaton Paku Buwono XIII masih dalam rencana pembangunan, yaitu di sebelah barat makam PB XII," jelasnya.

Ia menegaskan masyarakat umum tidak diperkenankan masuk ke kompleks Bangsal X atau kedaton girimulyo.

Hanya keluarga yang diizinkan masuk karena dikhawatirkan keramaian akan mengganggu prosesi.

"Kalau mau lihat, silakan di luar tangga saja, jangan di dalam, karena bisa mengganggu prosesi," katanya.

Sementara itu, kerabat PB XIII dari Keraton Yogyakarta, Gusti Bendara Pangeran Harya Yudhaningrat, mengenang PB XIII.

Ia menyebut PB XIII dikenal sebagai sosok yang baik dan dekat dengan masyarakat.

"Saya sering ketemu beliau, ya kami berharap bisa lancar pemakamannya," katanya.

Ia juga memberikan pesan untuk raja Keraton Surakarta yang akan menggantikan PB XIII.

"Jadi raja itu harus lawas dan fisiknya itu sama keseimbangan karena Solo sama Jogja. Diharapkan bisa diandalkan di kepemimpinan sekarang," ujarnya.

Menurutnya, seorang raja harus mampu menjaga keseimbangan antara lahir dan batin, serta antara urusan dunia dan akhirat.

"Karena Solo sama Jogja ini sama, jadi raja itu diharapkan bisa menghantarkan rakyat itu selamat dunia dan akhirat. Semuanya untuk kebaikan," katanya.

Ia berharap Keraton Surakarta ke depan dapat berkembang lebih maju, makmur, dan adil.

Ia juga berharap prosesi ini dapat berlangsung dengan lancar tanpa kendala apapun, serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat dalam mewujudkan kedamaian dan keselarasan.

Menurut pantauan Radar Jogja, di sepanjang jalan dekat kompleks makam raja-raja Imogiri tampak banyak kendaraan bus, mobil, motor, dan sepeda milik para pelayat. Polsek Imogiri juga nampak menyiapkan pos pengamanan.(cin)

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #Makam Raja Raja Imogiri #Bantul #Paku Buwono XIII #Sinuhun Paku Buwono