Sejumlah pedagang asongan juga tampak hadir, termasuk yang menjual terpal untuk alas duduk.
Bale Palereman, yang biasanya digunakan sebagai area parkir, tampak steril.
Keranda jenazah juga sudah disiapkan di dekat Bale Palereman sebagai tempat transit sebelum serah terima dari pihak keluarga Keraton Surakarta kepada Juru Kunci Keraton Surakarta.
Pasukan Lombok Abang, para abdi dalem Surakarta maupun Yogyakarta, tampak telah bersiap di komplek makam Raja-Raja Imogiri.
“Nanti di Bale Paleraman juga ada upacara sebentar, disalatkan, lalu dibawa naik ke atas,” jelas penyiap keranda jenazah Eri Sukmonoaji saat ditemui di Bale Palereman Rabu (5/11).
Sementara, salah satu warga Beni Purwanto asal Tangerang yang datang dari pukul 08.30 mengaku sudah mengikuti proses pemakaman di Solo. Dari Solo, ia langsung menuju Imogiri.
“Sudah diniati dari Solo terus ke sini,” katanya.
Ia datang untuk mengikuti prosesi pemakaman PB XIII karena ingin meluhurkan budaya Jawa.
“Berkah dari Allah, kita hanya meluhuri budaya nusantara karena ini juga leluhur kita. Sultan Sunan kan di sini semua,” ujarnya.
Ia menyebut tidak mengenal PB XIII secara pribadi, namun memahami kedudukan beliau dalam tradisi budaya Jawa.
Sementara itu, Surani, 55, asal Jombor, Sleman, juga datang untuk melihat proses pemakaman PB XIII. Ia ingin menyaksikan momen terakhir tersebut meski belum pernah bertemu langsung.
“Pengen lihat Sinuhun aja biar tenang. Pokoknya saya harus ke Pajimatan meskipun belum pernah ketemu Sinuhun. Walaupun kita nggak pernah ketemu, tapi ada berkah,” katanya.
Surani menempuh perjalanan dari rumah dengan transportasi online, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan becak motor (bentor) daei Malioboro hingga ke komplek makam Raja-Raja Imogiri, dengan total biaya sekitar Rp 86 ribu.
“Naik transportasi online Rp 36 ribu, bentor Rp 50 ribu,” ujarnya.
Ia mengaku mengetahui kabar wafatnya PB XIII dari YouTube.
Berdasarkan pantauan Radar Jogja, warga memadati kawasan komplek makam Raja-Raja Imogiri. Sebagian menunggu di area bawah, sebagian lainnya sudah berada di sepanjang tangga menuju makam. (cin)
Editor : Bahana.