Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jenazah PB XIII Bakal Ditandu dengan Bambu, Jalur di Makam Raja-Raja Imogiri Disterilkan Mulai Rabu Pagi

Cintia Yuliani • Selasa, 4 November 2025 | 04:44 WIB

Abdi dalem Keraton Surakarta melakukan persiapan bedah bumi pemakaman Paku Buwono (PB) XIII, di Kedaton Girimulyo, kompleks Makam Raja-raja Imogiri, Bantul,  Senin (3/11/2025).
Abdi dalem Keraton Surakarta melakukan persiapan bedah bumi pemakaman Paku Buwono (PB) XIII, di Kedaton Girimulyo, kompleks Makam Raja-raja Imogiri, Bantul, Senin (3/11/2025).
BANTUL - Menjelang prosesi pemakaman Paku Buwono XIII di Kompleks Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, warga sekitar juga mulai melakukan persiapan.

Kerja bakti membersihkan lingkungan digelar Selasa (4/11/2025) bersama warga yang tinggal di kawasan sekitar tangga menuju kompleks makam.

Warga Pajimatan RT 01 Girirejo Darmanto, 49,  menyampaikan pembersihan kawasan mulai dilakukan secara bertahap.

"Hari ini (3/11/2025, Red) baru spanduk yang dicopot. Besok (4/11/2025, Red) baru bersih-bersih sama warga dekat makam," ujarnya saat ditemui di kompleks Makam Imogiri, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, area permukiman yang berada di jalur naik pemakaman harus benar-benar bersih. Tidak boleh ada barang yang mengganggu pandangan. Termasuk penutup proyek, peralatan proyek, sampah, kalender dinding di tempat parkir, hingga jemuran pakaian.

Ia menegaskan, kerja bakti yang dilakukan warga bersifat membantu. Sebab, kawasan tersebut berada dalam wilayah Abdi Dalem Kasunanan Surakarta. "Ini kan wilayahnya Abdi dalem Kasunanan Surakarta. Warga di sini cuma bantu-bantu saja," katanya.

Untuk aktivitas masyarakat selama persiapan, beberapa hal masih diperbolehkan. Pedagang masih bisa berjualan selama tidak berada di jalur utama rombongan pemakaman. "Jualan masih boleh selama jualannya nggak di tangga pas Rabu. Kalau Selasanya masih boleh," katanya.

Terkait prosesi, jenazah PB XIII nantinya akan singgah terlebih dahulu di balai pereleman atau tempat pemberhentian jenazah yang biasanya digunakan untuk tempat parkir. Sebelum disalatkan di masjid kompleks makam.

 "Jenazahnya ditandu. Nanti diangkat oleh Abdi Dalem Putomoro, pakaiannya merah, bajunya merah. Terus dibawa ke masjid disalatkan dulu, terus dibawa ke atas." jelasnya.

Warga juga diperbolehkan mengikuti salat Kedaton Xbersama para abdi dalem dan tamu undangan. Kapasitas masjid dinilai mencukupi. "Warga boleh menyalatkan. Bisa muat banyak. Bisa 100 orang," tandasnya.

Warga lain, Mohyandi mengatakan, kegiatan yang dilakukan saat ini fokus pada penataan area sekitar masjid Pajimatan dan jalur menuju kedaton. Ia mengatakan, semua persiapan mengikuti pakem lama yang sudah dijalankan dalam setiap pemakaman raja.

"Persiapan sudah dimulai. Semua dilakukan sesuai tata cara yang sudah ada sejak dulu,” ujarnya. Ia menambahkan, seluruh abdi dalem yang bertugas di Pajimatan sudah diarahkan untuk menjaga kebersihan dan kerapian area kompleks.

Baca Juga: Paus Sperma Terdampar di Perairan Tanggulangin, Kebumen Mati, Sempat Ditolong Warga, tapi Kembali Lagi saat Malam Hari

Terutama di sekitar tangga utama yang menjadi jalur menuju area pemakaman. Jalur ini akan digunakan saat prosesi tandu jenazah menuju puncak kedaton.

Mohyandi juga memastikan seluruh perlengkapan upacara adat disiapkan secara bertahap oleh para abdi dalem.

Menurutnya, seluruh kegiatan dijalankan dengan hati-hati dan penuh kehormatan, sebagaimana tradisi pemakaman raja-raja sebelumnya.

Windarno, abdi dalem lain yang turut terlibat dalam persiapan menyampaikan bahwa proses penggalian liang lahat sudah dilakukan sejak pagi hari. Penggalian dilakukan di kompleks Kedaton X, area yang menjadi lokasi pemakaman raja-raja Surakarta.

 "Sekarang penggalian liang lahat sudah dimulai. Pasir dan batu bata sudah disiapkan dari pagi,” kata Windarno. Selain penggalian, Windarno juga menyebut beberapa perlengkapan upacara mulai disiapkan di sekitar area masjid Pajimatan.

Ia mengatakan, prosesi tandu jenazah menuju kedaton akan menggunakan perlengkapan bambu sebagaimana tradisi yang berlaku. "Nanti jenazah akan ditandu, naik melewati tangga menuju kedaton. Semua dilakukan sesuai adat yang sudah ada,” ujarnya. (cin/mg9/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Kedaton X #Keraton #jenazah #surakarta #kasunanan surakarta #pajimatan #PB XIII #Paku Buwono XIII Wafat #Bantul #Paku Buwono XIII #pb xiii hangabehi #Abdi Dalem #makam raja raja mataram #pakubuwana xiii #Paku Buwono