Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bocah 6 Tahun yang Tewas Tertimpa Kentongan di Kulon Progo Ternyata Anak dan Cucu Perempuan Satu-satunya

Cintia Yuliani • Selasa, 21 Oktober 2025 | 04:57 WIB

 

 

Roni Nuryanto, ketua RT 5 Padukuhan Pandeyan, Kalurahan Bangunharjo, Sewon.  
Roni Nuryanto, ketua RT 5 Padukuhan Pandeyan, Kalurahan Bangunharjo, Sewon.  

BANTUL - AISK, anak berusia 6 tahun yang tewas setelah tertimpa kentongan kayu di Kafe Kopi Ingkar Janji, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Girimulyo, Kulon Progo, Minggu (19/10), ternyata merupakan anak perempuan satu-satunya dan juga cucu perempuan satu-satunya di keluarganya.

"Cucu perempuan satu-satunya dari pihak ayahnya, dan juga anak tunggal,” ungkap Ketua RT 5 Padukuhan Pandeyan, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon Roni Nuryanto saat ditemui di rumahnya, kemarin (20/10).

Keluarga korban memang memiliki kebiasaan berlibur atau jalan-jalan bersama setiap akhir pekan. Pada hari Minggu itu, mereka memilih berkunjung ke Kulon Progo. “Anaknya waktu itu pegang kentongan, tiba-tiba kentongan itu ambruk,” katanya.

Ia memastikan, pihak pengelola Kopi Ingkar Janji telah datang untuk takziah ke rumah duka. “Terkait penyelesaian masalah, rencananya akan dibahas setelah tujuh harian korban,” ujarnya.

Roni menambahkan, ayah korban bekerja di kampus ISI Jogjakarta, sementara ibunya seorang guru. Jenazah dimakamkan pada hari yang sama setelah Magrib.

Keluarga korban sendiri masih dalam suasana duka dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Rumah duka juga masih ramai didatangi pelayat, dengan beberapa karangan bunga berjajar di halaman rumah. (cin/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#Tertimpa kentongan #Kopi Ingkar Janji #Pandeyan