Kejadian tersebut terjadi kembali di Kapanewon yang sama yakni Imogiri Sabtu (4/10).
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan korban MW, pelajar yang melakukan bunuh diri masih berusia 15 tahun asal Padukuhan Demi, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri.
Kronologi kejadian berawal dari Supriyanto, 70, kakek korban hendak menemui korban untuk menanyakan apakah sudah makan sekitar pukul 13.00.
Pada saat ia masuk ke rumah, Supriyanto langsung melihat korban telah gantung diri di dalam dapur.
“Melihat kejadian tersebut Supriyanto memberitahu Esmawati saudara korban dan meminta pertolongan tetangga,” jelasnya Minggu (5/10).
Atas kejadian tersebut Supriyanto dan Esmawati melaporkan kejadian yang menimpa MW kepada Polsek Imogiri guna penanganan lebih lanjut.
Lanjutnya dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan bekas luka atau tanda-tanda kekerasan.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima kejadian dengan membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh ayah korban, lalu diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Selama ini korban tinggal bersama kakeknya,” katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua untuk memantau aktivitas anak, termasuk interaksi online mereka.
Kenali dan antisipasi jika ada perubahan perilaku, emosi yang tidak stabil. Lakukan komunikasi yang baik dengan anak.
“Sehingga mereka merasa nyaman untuk berbicara tentang masalah mereka,” jelasnya. (cin)
Editor : Bahana.