Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Bantul Gelar Festival Literasi untuk Perkuat Budaya Literasi Generasi Muda

Cintia Yuliani • Kamis, 2 Oktober 2025 | 03:45 WIB

 

 

BERKUNJUNG: Bupati Abdul Halim Muslih sedang melihat bazar buku di Festival Literasi di Pendopo Parasamya II Pemkab Bantul Rabu (1/10).
BERKUNJUNG: Bupati Abdul Halim Muslih sedang melihat bazar buku di Festival Literasi di Pendopo Parasamya II Pemkab Bantul Rabu (1/10).

BANTUL - Generasi muda saat ini dihadapkan berbagai godaan yang dapat menjauhkan dari aktivitas literasi. Untuk itu, Pemkab Bantul berupaya menumbuhkan budaya literasi lewat Festival Literasi.

"Generasi muda kita arahkan belajar berproses memperoleh ilmu, sehingga kita bisa mengantarkan mereka ke budaya literasi yang baik," jelas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat ditemui di Festival Literasi Rabu (1/10).

 Baca Juga: Gebrakan Baru, Atlet dan Pelatih Berprestasi di Kota Magelang Bisa Dapat Program Bedah Rumah

Menurutnya, jika bangsa memiliki indeks literasi tinggi, maka akan membawa kemajuan. Termasuk menurunkan tindak kriminalitas. Sebaliknya, rendahnya indeks literasi dapat menimbulkan tatanan sosial yang buruk. Membuat masyarakat mudah terpengaruh berita yang belum tentu kebenarannya.

Karena itu, dia memberikan perhatian khusus kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul yang memiliki amanah meningkatkan literasi masyarakat. Sehingga perpindahan Perpustakaan Umum Bantul juga menjadi langkah tepat karena terbukti meningkatkan jumlah kunjungan.

 Baca Juga: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan Keluarkan Surat Edaran Satu Kalurahan Satu Bank Sampah, Upaya Perpanjang Umur Landfill TPA Banyuroto

Plt Kepala Dispusip Bantul Sukrisna menambahkan, kunjungan Perpustakaan Umum Bantul meningkat 100,1 persen dibandingkan sebelumnya.

“Di gedung lama sebanyak 25.923 orang, menjadi 52.877 orang pengunjung di akhir September 2025,” katanya.

Angka kenaikan tersebut menunjukkan gedung perpustakaan yang baru telah menjadi simbol bangkitnya literasi di Bantul. Upaya lain untuk meningkatkan literasi adalah dengan festival yang digelar. Sebab menghadirkan berbagai buku dari 20 penerbit, hingga bedah buku.

 Baca Juga: 26 SPPG di Kabupaten Magelang Belum Kantongi SLHS, Produksi Tetap Jalan, Wajib Terapkan HACCP dan Uji Organoleptik

Tersedianya akses yang lebih luas terhadap buku dan bahan bacaan melalui kontribusi penerbit dan perpustakaan diharapkan mampu menciptakan sinergi. Baik antara dunia pendidikan, komunitas literasi, penerbit, pelaku seni, dan masyarakat umum.

“Juga diharapkan dapat tercipta suasana literasi yang inklusif dengan mengintegrasikan seni dan budaya sebagai bagian dari penguatan literasi,” harapnya. (cin/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Indeks literasi #dinas perpustakaan dan kearsipan #literasi #Dispusip Bantul #generasi muda #Bantul #festival literasi #Dispusip #Bupati Bantul Abdul Halim Muslih #Perpustakaan Umum Bantul