BANTUL - Jembatan Pandansimo akan diuji coba Senin (29/9) pukul 09.00. Selanjutnya akan diuji coba lagi sekitar 12 jam dari pukul 06.00 sampai 18.00 sekaligus evaluasi pada Sabtu (4/10).
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DIY Tisara Sita mengatakan, uji coba akan direncanakan dari Kulon Progo sisi barat dilanjutkan dari sisi timur yakni Bantul.
"Hal ini menjadi kesempatan untuk menilai seluruh aspek mulai dari struktur, kelancaran arus, keamanan apakah memang sudah memenuhi standar," jelasnya Minggu (28/9).
Baca Juga: 817 Mahasiswa Untidar Diwisuda, Rektor: Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal
Uji coba ini menjadi hal penting untuk memastikan Jembatan Pandansimo berfungsi dengan baik. Jika hasil dari tahap uji coba dinyatakan baik, maka jembatan akan dibuka secara penuh.
"Selama uji coba, petugas nantinya akan memantau langsung di lapangan melalui koordinasi forum lalu lintas," tuturnya.
Ia mengatakan, dengan adanya jembatan ini, bisa memangkas waktu tempuh dari pesisir selatan ke Bantul, Wates, dan Jogjakarta.
Selain itu, Jembatan Pandansimo menurutnya dapat memperkuat ekonomi dan membuka peluang destinasi wisata baru.
Baca Juga: Keren! Musisi Jalanan Berebut Piala Panglima TNI, Dua Wakil Jogja Bakal Berkompetisi ke Jakarta
"Terutama ada yang iconic mempresentasikan bentuk dasar gunungan dan mempunyai bentuk sulur keris batang gunungan," jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan kehati-hatian pada saat berlalu lintas, menjaga keamanan, dan paling penting menjaga kebersihan jembatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Saryadi memengatakan, tempat pemungutan restribusi (TPR) akan menyesuikan pembukaan Jembatan Pandansimo.
"Kalau uji coba berlanjut di hari-hari berikutnya, TPR menyesuaikan. Tapi kalau hanya sehari, belum perlu TPR dipindah ke sisi selatan JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan)," Tuturnya.
Namun, ia mengatakan jika Jembatan Pandansimo resmi dibuka dalam waktu dekat, TPR rencana dipindah ke sisi selatan JJLS. Namun untuk sementara waktu, akan menggunakan TPR darurat menggunakan tenda. (cin)
Editor : Sevtia Eka Novarita