Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembuktian Tim Papan Atas, Laga PSIM Jogja Melawan Borneo FC di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul

Fahmi Fahriza • Minggu, 14 September 2025 | 01:52 WIB
Para pemain PSIM Jogja saat merayakan gol.
Para pemain PSIM Jogja saat merayakan gol.

BANTUL – Di awal tak ada yang memprediksi PSIM Jogja akan duduk di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Bahkan statusnya belum terkalahkan. Meski yang dihadapi tim besar mulai dari Persebaya, Arema, Persib dan Malut. Dengan dua kemenangan dan dua kali imbang.

 

Predikat tim papan atas dan belum terkalahkan Laskar Mataram mendapat tantangan dari sesam tim papan atas dan belum terkalahkan, Borneo FC. Duel sengit tersebut akan tersaji di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Minggu (13/9).


Ini akan jadi ajang pembuktian dari dua pelatih asing, yakni Jean Paul van Gastel di PSIM dan Fabio Lefundes dari Borneo.

 

Meneer Belanda Jean Paul van Gastel mengaku, menyadari peta kekuatan Borneo FC. Namun, ia dan seluruh pemain Laskar Mataram siap untuk menghadapi laga tersebut.


"Borneo unbeaten di tiga laga, dan kekuatan Borneo mereka bisa mengontrol pertandingan, itu hal yang kami antisipasi," katanya dalam konferensi pers, Sabtu (13/9).

 

Secara pribadi, mantan asisten pelatih Feyeenord tersebut berharap permainan kontra Borneo bisa berjalan dengan menarik. "Saya berekspektasi tinggi untuk pertandingan besok, game dengan intensitas dan tempo tinggi, kedua tim sama-sama belum terkalahkan," bebernya.

 

Pelatih yang pernah berkarir di Turki dan Tiongkok itu juga mengantisipasi sisi penyerangan Borneo yang menurutnya bagus, hal tersebut akan jadi ancaman serius bagi lini pertahanan PSIM. "Bagaimana mereka memulai serangan dari garis pertahanan dan lini tengah juga bagus," lontarnya.

 

Sementara itu, center back PSIM Franco Ramos Mingo menyampaikan, kondisi dan persiapan pemain PSIM bagus, dan siap untuk bermain secara maksimal. "Sama persiapannya seperti sebelumnya, kami analisis permainan Borneo secara menyeluruh, tidak ada satu pemain saja yang dikhawatirkan, tapi menyeluruh secara tim," ujar Franco.

 

Dari sisi tim lawan, pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menuturkan, timnya memiliki waktu istirahat dan persiapan lebih lama, sebab mereka memiliki satu laga tunda di pekan keempat lalu. Dia mengkau punya jeda istirahat cukup panjang. “Jeda itu kami manfaatkan untuk mematangkan persiapan, termasuk kebugaran para pemain," paparnya.

 

Secara garis besar, ia berujar bahwa kondisi para pemain cukup bugar dan keseluruhan tim siap untuk bermain secara optimal. "Kami siap bermain besok melawan PSIM, para pemain yang sempat dipanggil di timnas saat FIFA Matchday juga sudah kembali, dan besok siap bermain," terangnya.

 

Sementara itu, gelandang Borneo FC Rivaldo Pakpahan menuturkan, persiapan dan latihan pemain juga sudah bagus dan siap untuk tampil menghadapi PSIM. 

 

"Ada cukup banyak waktu istirahat dan persiapan sebelum pertandingan ini. Saya sebagai pemain tentu berharap besok tim kami mendapat tiga poin penuh," tandas pemain yang pernah dipanggil timnas era Shin Tae-yong itu. (iza/pra)

Editor : Herpri Kartun
#jean-paul van gastel #Van Gastel #Malut #PSIM #Stadion Sultan Agung (SSA) #BRI Super League 2025/2026 #persebaya #persib #arema #Borneo FC #PSIM Jogja