Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hadirkan TPA Standar Tamasya, Bukti Tumbuh Kembang Anak Sama Pentingnya dengan Pertumbuhan Industri 

Heru Pratomo • Kamis, 11 September 2025 | 02:33 WIB
Hadirkan Penitipan Anak Standar Tamasya, Bukti Tumbuh Kembang Anak Sama Pentingnya dengan Pertumbuhan Industri 
Hadirkan Penitipan Anak Standar Tamasya, Bukti Tumbuh Kembang Anak Sama Pentingnya dengan Pertumbuhan Industri 

BANTUL- Para perkeja di PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu, yang masih memiliki anak usia balita kini bisa lebih tenang. Karena di lokasi kerjanya akan dibangun tempat penitipan anak (TPA) dengan standar Tamasya atau taman asuh sayang anak.

 

Hal itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Kantor Perwakilan DIY di kantor PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu, Rabu (10/9).

"Di Tamasya ini sesuai namanya dikonsep fun, untuk memastikan tumbuh kembang anak berkualitas di 1.000 hari pertama kehidupannya," kata Kepala Perwakilan BKKBN DIY Mohammad Iqbal Apriansyah di sela kegiatan Tamasya di KERABAT Seri 8 dengan Tema “Pola Asuh Anak Bagi Orang Tua yang Berkerja.

 

Nantinya dalam Tamasya yang disediakan bagi orang tua dengan anak balita tersebut akan disediakan ruangan standar dengan pengasuh dan pengelola standar Tamasya. Anak-anak yang mengikuti jam kerja orang tuanya tersebut mendapatkan tempat penitipan yang sudah standar.

"Saat orang tuanya bekerja anak akan diasuh pengasuh untuk memastikan pola tumbuh kembang yang sesuai sehingga orang tuanya juga merasa aman dan nyaman selama berkerja," jelasnya.

Iqbal menambahkan, selama berada di Tamasya anak-anak juga akan diajarkan pengasuh sesuai dengan usianya masing-masing. Mulai dari pengajaran kebersihan diri hingga pengajaran terkait. Termasuk bagi orang tua pekerja juga akan mendapatkan ketrampilan mengasuh anak.

"Tujuannya mempersiapkan generasi berikutnya yang lebih sehat dimulai dari orang tua pekerja," ungkapnya.

 

Manajer PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Rewulu Dadang Mulyana menambahkan, kehadiran Tamasya di wilayah kerjanya menjadi bukti jika industri tidak hanya memikirkan aspek bisnis semata. Tapi juga peduli pada keluarga. Khususnya tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Pemkab Bantul Wajibkan ASN Pasang Biopori di Rumah Masing-Masing, Tenggat Waktu sampai 26 September 2025

"Karena anak-anak ini juga investasi masa depan bagi perusahaan maupun negara," tuturnya.

Dadang memaparkan, saat ini total pekerja yang sudah berkeluarga di Fuel Terminal Rewulu mencapai 118 orang. Dengan 15 di antaranya adalah perempuan yang memiliki anak usia balita. Mayoritas selama ini anak-anak tersebut dititipkan selama orang tuanya bekerja. 

"Tapi dengan kehadiran Tamasya ini ibu-ibu tak perlu lagi khawatir jauh dari anaknya dan tetap bisa memastikan tumbuh kembang anaknya sesuai," jelasnya.

Editor : Heru Pratomo
#tamasya #pertamina patra niaga #Fuel Terminal Rewulu #tpa #perwakilan diy #kemendukbangga #BKKBN