Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dari Reboisasi ke Rekreasi: Cemara di Padukuhan Cangkring, Bantul Jadi Magnet Wisatawan

Cintia Yuliani • Selasa, 19 Agustus 2025 | 04:40 WIB

 

LESTARIKAN: Supriyanto sedang menanam pohon cemara di Pantai Cangkring
LESTARIKAN: Supriyanto sedang menanam pohon cemara di Pantai Cangkring

BANTUL – Upaya penghijauan yang dilakukan warga Padukuhan Cangkring, Poncosari, Srandakan, Bantul tidak hanya berdampak pada pelestarian alam. Tetapi juga menjelma menjadi daya tarik wisata baru.

Melalui penanaman ribuan pohon cemara, kawasan Pantai Cangkring kini kian dikenal sebagai destinasi yang nyaman untuk dikunjungi.

 Baca Juga: PSS Sleman Launching Team Sekaligus Uji Tanding Melawan PSPS Pekanbaru di MagIS 22 Agustus  Mendatang

Wakil Pengelola Wisata Pantai Cangkring Mulyandanu menuturkan, sejak awal warga telah mencangkok sekitar 7 ribu bibit cemara, dan belum lama ini sekitar 1.000 pohon cemara sudah tertanam di Pantai Cangkring. Meski demikian, ia mengakui proses perawatan, khususnya penyiraman, menjadi tantangan tersendiri.

“Kalau penanaman musim seperti ini untuk pengairannya agak susah, harus rutin disiram," jelasnya saat ditemui di Pantai Cangkring, Senin (18/8).

 Baca Juga: JNE Resmi Jadi Mitra Logistik Konser Dewa 19 Feat. Allstars 2.0 di stadion Gelora Bung Karno

Akhirnya teman-teman pecinta alam membantu penyiraman pohon cemara yang baru ditanam.

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat program penghijauan sempat berjalan tersendat. Namun berkat dukungan masyarakat dan komunitas, kebutuhan penyiraman bisa diatasi. Proses penyiraman memakai pipa paralon yang dihubungkan dari sumur warga dengan dipakaikan pompa listrik.

 "Untuk sementara, kita kasih pinjam dulu untuk penyiramannya,” tambahnya.

 Baca Juga: 400 Siswa di Wates Keracunan Akibat Mengonsumsi Menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Kulon Progo

Mulyandanu mengungkapkan tujuan utama penanaman pohon cemara bukan semata untuk pariwisata. Keberadaan cemara di tepi pantai memiliki fungsi penting, antara lain mengantisipasi abrasi, memberikan perindangan, serta menahan terpaan angin laut yang mengandung garam agar tidak merusak lahan pertanian pasir milik warga.

 

“Kalau tidak ada cemara, angin laut langsung kena pertanian, hasil tanamannya bisa mati," tuturnya.

 

Selain melindungi ekosistem, keberadaan cemara juga menghadirkan suasana teduh dan nyaman bagi wisatawan. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya jumlah kunjungan dan pendapatan kawasan wisata Pantai Cangkring.

 

“Dari dulu penanaman cemara memang sudah diupayakan. Pokoknya pemikirannya bukan untuk pariwisata dulu, yang penting menanam cemara biar daerah sini teduh, hijau, dan mengurangi abrasi," jelasnya.

 

Setelah itu, baru kemudian kata dia lambat laut ada beberapa pengunjung yang datang dan  cemara yang ditanam bisa menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung.  (cin)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Pantai Cangkring #pohon cemara #srandakan #kunjungan #daya tarik wisata #abrasi #Pariwisata #daya tarik wisatawan #penghijauan #pelestarian alam #Cangkring #padukuhan #Cemara #Poncosari