BANTUL – Salah satu korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan Parangtritis Km 24 padukuhan Duwuran RT 04, Parangtritis Kretek, Bantul meninggal dunia setelah lima hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Rapih Jogjakarta.
Korban bernama Yuliana, 36, warga RT 06 Grogol 7, Parangtritis, Kretek, meninggal Senin (21/7) pukul 15.26.
Kecelakaan tragis itu terjadi pada Kamis (17/7) pukul 06.00. Sebuah mobil Nissan X-Trail dengan nomor polisi AA-1262-V yang dikemudikan oleh anggota Kodim 0729 Bantul, menabrak tiga sepeda motor, satu mobil yang sedang terparkir serta seorang pejalan kaki, yakni Yuliana.
Yuliana sempat dirawat di RSUD Panembahan Senopati, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Panti Rapih Jogjakarta.
Akibat kejadian tersebut, Yuliana mengalami patah tulang di kedua kakinya. Awalnya ia dijadwalkan menjalani operasi ortopedi pada Sabtu (19/7). Namun kondisi tubuhnya tiba-tiba memburuk.
Suryanto Dukuh Grogol mengatakan sempat ditelepon oleh suami Yuliana yakni Suparman. Ia mengatakan perut Yuli mengeras, setelah dirontgen, ternyata ususnya bocor.
"Jadi hari Sabtu itu langsung dilakukan operasi usus dulu,” ujarnya saat ditemui di rumahnya Selasa (22/7).
Usai operasi, kondisi Yuliana belum kunjung sadar. Hingga akhirnya, Senin sore sekitar pukul 15.26 ia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
Jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Gede Grogol Grogol 10.
Kata Suryanto, kegiatan sehari-harinya berjualan jajanan di kawasan wisata Cemoro Sewu.
Ia meninggalkan dua anak yang masih duduk di bangku sekolah, satu kelas 1 SMA dan satu lagi masih TK. Suaminya sehari-hari bekerja sebagai sopir.
Sementara itu, ibunda korban Siti mengaku baru mengetahui kejadian setelah mendapatkan kabar anaknya ditabrak dan sudah berada di rumah sakit.
"Saya tidak tahu kejadiannya saya dapat kabar anak saya ketabrak dan sudah di rumah sakit," ujarnya sambil menahan tangis. (Cr2)
Editor : Bahana.