TKD seluas 3.915 meter perseg di bangun untuk Resto dan Penginapan bernama Bukit Indah.
Wajiran disebut telah menyewakan lahan milik kalurahan tersebut kepada pihak swasta tanpa mengantongi izin dari Gubernur DIY, seperti yang dipersyaratkan dalam aturan pemanfaatan TKD.
Sejak kasus ini bergulir, Wajiran telah dipanggil tiga kali oleh penyidik Polda DIY.
Sementara itu pengelola resto yang berdiri di tanah kas desa buka suara atas kasus tersebut.
Kristin, 61, adik pemilik resto dan penginapan Bukit Indah tidak tahu menau mengenai persoalan ini.
Ia hanya mengetahui kemarin tepatnya tanggal 11 Juli, Polda DIY datang ke resto dan penginapan milik kakaknya yang sudah berdiri sejak 26 tahun yang lalu.
"Saya cuma tahu ada Polda datang, tapi dia (Kakaknya, Red) ngga memberitahu ada apa," ujarnya saat ditemui di Resto dan Penginapan Bukit Indah.
Ia hanya mengetahui tanah yang digunakannya tanah milik sultan yang berstatus Sultanat Ground.
Ia juga mengatakan resto dan penginapan ini, sudah memiliki izin ke kekancingan.
Namun, ia mengklaim tanah tersebut adalah tanah yang sudah dihibahkan ke kas desa.
"Kami bayar sewa ke Kalurahan Srimulyo, jadi ngga cuma numpang ga, tapi bayar," tuturnya.
Lanjutnya, Resto dan Penginapan Bukit Indah milik kakaknya sudah dikirim surat dari Lurah Srimulyo mengenai permintaan penutupan resto dan penginapannya sekitar kurang lebih 1 bulan.
Namun saat ini belum ada tindakan untuk menutup.
Dari pantauan Radar Jogja, Resto dan Penginapan Bukit Indah menawarkan suasana dari atas ketinggian.
Begitu memasuki area resto, pengunjung disambut oleh area parkir yang luas, memudahkan akses kendaraan pribadi maupun rombongan.
Di dalam, tersedia banyak tempat duduk, termasuk area lesehan yang tertata rapi.
Tempatnya lapang dan terbuka, dengan suguhan pemandangan kota dari ketinggian. Spot-spot foto juga tersedia di beberapa sudut resto.
Sementara itu, di lantai bawah, berdiri hotel bintang tiga dengan total 10 kamar.
Beberapa di antaranya memiliki jendela yang langsung menghadap ke panorama kota dari atas. Fasilitas tambahan berupa ruang santai turut melengkapi kenyamanan tamu.
Area bawah hotel juga dilengkapi dengan parkiran tersendiri serta beberapa tanaman bunga. (cr2)
Editor : Bahana.