Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DLH Bantul Belum Kantongi MoU, ITF Bawuran Justru Olah Sampah dari Kota Jogja

Cintia Yuliani • Rabu, 9 Juli 2025 | 04:00 WIB

 

BEROPERASI: Sampah yang sedang dikelola di ITF Bawuran Selasa (8/7).
BEROPERASI: Sampah yang sedang dikelola di ITF Bawuran Selasa (8/7).
 

BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul berencana memindahkan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Pandansari ke ITF Bawuran. Namun rencana ini selalu tertunda dengan alasan belum siapnya armada tanki kedap bocor.

Namun, DLH Bantul justru diketahui belum mengantongi nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan ITF Bawuran. “Belum ada informasi berkaitan dengan TPSS Pandansari,” lontar Wakil Genaral Manager ITF Bawuran Mohammad Imam Santoso saat ditemui di ITF Bawuran Senin (7/7).

 Baca Juga: Pengungkapan Kasus Penyelundupan Narkoba Modus Baru, 9 Kg Sabu Cair Ditemukan dalam Tisu Basah di YIA, Dua Orang Ditangkap, Salah Satunya Warga Malays

Saat ini, Perumda Aneka Dharma yang mengelola ITF Bawuran hanya bekerja sama dengan Pemkot Jogja. Kontrak selama tiga bulan, sampah yang dikelola setiap harinya mencapai 10 ton. Setiap ton sampah, dihargai Rp 485 ribu.

Penawaran serupa, lanjutnya, sudah lebih dulu diberikan kepada DLH Bantul. Namun sampai saat ini, belum ada respons. Begitu pula soal kerja sama terkait pemindahan sampah TPSS Pandansari.

 Baca Juga: Asli Jogja, Rumah Duka Diplomat Kemenlu Yang Ditemukan Meninggal di Kos Menteng Penuh Karangan Bunga

Namun jika ke depan ada kerja sama, Imam memastikan terkait pemindahan sampah yang membutuhkan waktu 80 hari. Sebab disebutkan, sampah di TPSS Pandansari mencapai 200 truk. Sedangkan pengelolaan sampah di ITF Bawuran masih terbatas setiap harinya. “DI ITF Bawuran sementara dalam satu hari menampung kurang lebih 10 ton sampah, setara dengan dua truk,” ungkapnya.

Artinya, kuota pengolahan sampah di ITF Bawuran telah dipenuhi oleh Kota Jogja.

 Baca Juga: Kolaborasi Koperasi Merah Putih dangan Lumbung Mataraman di Kulon Progo Sulit Diimplementasikan ke Seluruh Kalurahan, TKD Jadi Kendala

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengaku, sampah di TPSS Pandansari akan dibuang ke TPA Piyungan. “Untuk jadwal masih menunggu, karena yang menetapkan dari UPT Sampah TPA Piyungan, semoga tidak ada perubahan,” ujarnya.

Dia pun tidak menampik soal batalnya pemindahan sampah pada 21 Juni dan 1 Juli. Hal ini karena armada tanki kedap bocor untuk mengangkut air lindi belum memadai. “Jadwal evakuasi sampah itu ketat, juga melibatkan unsur wilayah Piyungan dan juga Polsek,” jelas Bambang.

 Baca Juga: Puluhan Difabel Famtrip Wisata Inklusif di Kulon Progo: Jelajahi Desa Wisata Jatimulyo dan Desa Wisata Purwosari

Sementara itu, Ketua Forum Peduli Gading Sari (FPG) Haryanto mengatakan, pemindahan sampah TPSS Pandansari ada di dua titik. “Yang disampaikan hanya dibuang kedua titik TPA Piyungan dan ITF Bawuran,” ujar Haryanto. (cr2/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Kota Jogja #Dinas Lingkungan Hidup (DLH) #TPSS #TPSS Pandansari #Tempat Pembuangan Sampah Sementara #pandansari #MoU #Pemkot Jogja #nota kesepahaman #TPA Piyungan #Bantul #Sampah #DLH Bantul #ITF Bawuran