BANTUL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul berencana memindahkan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) Pandansari ke ITF Bawuran. Namun rencana ini selalu tertunda dengan alasan belum siapnya armada tanki kedap bocor.
Namun, DLH Bantul justru diketahui belum mengantongi nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan ITF Bawuran. “Belum ada informasi berkaitan dengan TPSS Pandansari,” lontar Wakil Genaral Manager ITF Bawuran Mohammad Imam Santoso saat ditemui di ITF Bawuran Senin (7/7).
Saat ini, Perumda Aneka Dharma yang mengelola ITF Bawuran hanya bekerja sama dengan Pemkot Jogja. Kontrak selama tiga bulan, sampah yang dikelola setiap harinya mencapai 10 ton. Setiap ton sampah, dihargai Rp 485 ribu.
Penawaran serupa, lanjutnya, sudah lebih dulu diberikan kepada DLH Bantul. Namun sampai saat ini, belum ada respons. Begitu pula soal kerja sama terkait pemindahan sampah TPSS Pandansari.
Baca Juga: Asli Jogja, Rumah Duka Diplomat Kemenlu Yang Ditemukan Meninggal di Kos Menteng Penuh Karangan Bunga
Namun jika ke depan ada kerja sama, Imam memastikan terkait pemindahan sampah yang membutuhkan waktu 80 hari. Sebab disebutkan, sampah di TPSS Pandansari mencapai 200 truk. Sedangkan pengelolaan sampah di ITF Bawuran masih terbatas setiap harinya. “DI ITF Bawuran sementara dalam satu hari menampung kurang lebih 10 ton sampah, setara dengan dua truk,” ungkapnya.
Artinya, kuota pengolahan sampah di ITF Bawuran telah dipenuhi oleh Kota Jogja.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengaku, sampah di TPSS Pandansari akan dibuang ke TPA Piyungan. “Untuk jadwal masih menunggu, karena yang menetapkan dari UPT Sampah TPA Piyungan, semoga tidak ada perubahan,” ujarnya.
Dia pun tidak menampik soal batalnya pemindahan sampah pada 21 Juni dan 1 Juli. Hal ini karena armada tanki kedap bocor untuk mengangkut air lindi belum memadai. “Jadwal evakuasi sampah itu ketat, juga melibatkan unsur wilayah Piyungan dan juga Polsek,” jelas Bambang.
Sementara itu, Ketua Forum Peduli Gading Sari (FPG) Haryanto mengatakan, pemindahan sampah TPSS Pandansari ada di dua titik. “Yang disampaikan hanya dibuang kedua titik TPA Piyungan dan ITF Bawuran,” ujar Haryanto. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita