BANTUL - Perempuan asal Kota Bogor, Jawa Barat berinisial SW, 60, diketahui menceburkan diri di Pantai Parangtritis Rabu (2/7). Beruntung, korban cepat dievakuasi oleh tim SAR Parangtritis dan kondisinya berangsur membaik.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah Operasi III Parangtritis M Arif Nugroho menyebut, korban diketahui tiba di Pantai Parangtritis sekitar pukul 11.00. perempuan lanjut usia (lansia) ini sebelumnya menempuh perjalanan dari Klaten menggunakan ojek. Korban sempat menitipkan barang bawaannya di salah satu warung.
"Setelah itu dia duduk di bibir pantai, kemudian tiba-tiba menceburkan diri ke laut,” jelas Arif saat dikonfirmasi.
Tim Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III SAR Parangtritis dan Ditpolair Polda DIY yang mendapat laporan segera bergerak menuju lokasi. Korban berhasil dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri. Lalu dibawa menggunakan ambulans menuju klinik terdekat.
“Tapi setelah mendapat penanganan medis kini mulai membaik,” tambah Arif.
Dari keterangan korban pasca-kejadian, aksi nekat tersebut dilakukan karena tekanan batin yang dialaminya. Korban mengaku malu karena keluarga besarnya menuduh dirinya menjalin hubungan asmara dengan adik kandungnya. "Selain itu, dia juga mengalami banyak masalah pribadi,” kata Arif. (cr2/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita