Warga setempat dan pelaku UMKM turut menyemarakkan kegiatan Sunday Morning & Senam Sehat yang digelar Minggu (29/6), menandai kolaborasi antara gaya hidup sehat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini diresmikan oleh Lurah Bangunharjo Nur Hidayat dan menjadi wadah interaksi produktif antara masyarakat, pelaku UMKM, serta promotor budaya lokal.
Diikuti oleh puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor seperti kuliner, produk organik, fashion, dan kerajinan tangan, kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus ruang apresiasi terhadap produk-produk lokal DIY.
Beberapa nama yang ikut ambil bagian di antaranya Cafe Slonjor, Ayam Geprek Besthee, Warung Mbok Mi, Asosiasi Lidah Buaya Bantul, hingga PT Foriza yang dikenal dengan produk makanan siap sajinya.
Tak ketinggalan, pelaku usaha pertanian dan fashion seperti Kopi Organik Mba Mar, MOSA, Kampung Mandiri, S-thee Collection, serta para desainer lokal seperti Bunda Excel, Duo Najwa, dan Hijabella turut memeriahkan.
Nur Hidayat dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya berkelanjutan dalam memperkuat tiga pilar utama kesehatan masyarakat, ekonomi kerakyatan, dan budaya lokal.
Ia memperkenalkan slogan Salam Budaya Lestarikan Budayaku sebagai simbol kebanggaan dan jati diri Kalurahan Bangunharjo, yang kini tengah meniti jalan sebagai desa wisata dan desa budaya.
“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi antar elemen desa dalam membangun ekosistem yang sehat secara fisik, ekonomi, dan kultural,” ungkapnya.
Senam sehat yang dipandu instruktur Kenuk menjadi salah satu momen paling meriah.
Iringan musik enerjik dan gerakan yang semangat membuat warga dari berbagai usia larut dalam aktivitas olahraga pagi itu.
Panitia juga menyiapkan beragam doorprize seperti kompor gas, kaos, daster, produk pangan organik, hingga menu makan gratis, menambah daya tarik acara.
Dengan mengusung tagline Bangunharjo Gumregah, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempererat ikatan sosial antarwarga, tapi juga memberi kontribusi riil terhadap kesehatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. (cr2)
Editor : Bahana.