Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul Kembangkan Program Ketahanan Pangan, Tanam Pohon Buah dan Sayur serta Manfaatkan Bulak Tarudan

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 29 Juni 2025 | 10:30 WIB
Lurah Bangunharjo saat meninjau Bulak Tarudan yang diproyeksikan akan menjadi tempat ketahanan pangan dan pertanian di Kelurahan Bangunharjo.   
Lurah Bangunharjo saat meninjau Bulak Tarudan yang diproyeksikan akan menjadi tempat ketahanan pangan dan pertanian di Kelurahan Bangunharjo.  

 

 

 

 

 

 

BANTUL - Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul, menunjukkan komitmen dalam mendukung program prioritas pemerintah terkait ketahanan pangan. Program ini menjadi fokus utama bahkan setara dengan pendirian koperasi Merah Putih dengan alokasi anggaran yang signifikan dari dana desa.

Program ketahanan pangan bukanlah sekadar wacana di Bangunharjo. Pemerintah kalurahan telah menganggarkan sekitar 20 persen dari dana desa yang jika dihitung mencapai angka fantastis sekitar Rp 405 juta untuk inisiatif tersebut.  

"Sehingga diharapkan dengan adanya ketahanan pangan ini akan terwujud kemandirian pangan, itu intinya," kata Lurah Kelurahan Bangunharjo Nur Hidayat, Jumat (27/6).

Tahun ini pemerintah Kelurahan Bangunharjo memilih untuk fokus meningkatkan bidang pertanian terlebih dahulu. Berbagai jenis tanaman pun akan dibudidayakan. Termasuk buah-buahan seperti pisang dan pepaya, serta sayuran seperti tomat, sawi, dan terong.

Selain program ketahanan pangan yang selaras dengan program pemerintah pusat. Kelurahan Bangunharjo juga tengah fokus dalam mengembangkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pertanahan yang didanai oleh Dana Keistimewaan (danais).

"Kami juga melibatkan semua masyarakat yang masuk dalam data warga miskin yang nanti akan kami rekrut untuk diberi fasilitasi tanah kas desa untuk pertanian," jelas Nur Hidayat.

Baca Juga: Ketua DPRD Sleman Y. Gustan Ganda Pernah Jadi Wakil Ketua Slemania, saat Tandang Ada Delegasi ke Suporter Lain

Nur Hidayat menjelaskan, nantinya jika program ini sudah berjalan akan ada sistem bagi hasil antara warga dengan pengelola atau badan usaha milik desa (Bumdes) yang ditunjuk.

Hal ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga untuk secara langsung meningkatkan kesejahteraan warga. "Ini merupakan dua proyek strategis sama-sama konsen di bidang pertanian. Ini dalam rangka dan menopang terkait ketahanan pangan itu," tegasnya.

Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, Kalurahan Bangunharjo telah mengidentifikasi lahan di Bulak Tarudan yang memiliki luas sekitar empat hektar.

Dari luasan tersebut, dua hektar akan dialokasikan untuk BKK Pertanahan yang nantinya itu akan menjadi embrio yang ke depannya akan berkembang menjadi semacam Lumbung Mataram, sebuah konsep yang selaras dengan dawuh dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Jadi Lumbung Mataram ini yang kami harapkan," bebernya.

Divisi Destinasi Wisata Desa BUMKal Kelurahan Bangunharjo Azfa Pabulo menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari upaya Kalurahan Bangunharjo untuk meningkatkan kemandirian desa.

Selain itu, program itu juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan lahan.

"Bangunharjo berharap program ini dapat menjadi percontohan bagi kalurahan lain dalam pengelolaan aset desa yang produktif dan berkelanjutan," tandasnya. (ayu/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Kalurahan Bangunharjo #Bantul #sewon #ketahanan pangan