BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul mulai menyiapkan langkah tegas bagi pelaku pembuangan sampah sembarangan. Melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di sejumlah titik rawan, Satpol PP bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tengah mengevaluasi pola pembuangan sampah liar untuk menentukan titik operasi tangkap tangan (OTT).
Kepala Satpol PP Bantul, Jati Bayubroto menegaskan pihaknya sudah mulai menelaah rekaman CCTV guna memetakan kebiasaan pembuangan sampah liar. Ia sudah mulai evaluasi rekaman CCTV. Pola-pola pembuangan di tiap titik sedang dianalisa untuk menentukan tindakan OTT.
"Kalau pasca pemasangan CCTV ini kita belum OTT, tapi dalam waktu dekat akan segera dilakukan," tegasnya Jumat (20/6/2025).
Ia juga menyampaikan Satpol PP baru saja menyelesaikan sidang kasus pelanggaran minuman keras (miras), dan ke depan pihaknya akan mengajukan pelanggar buang sampah liar ke sidang tindak pidana ringan (tipiring). "Sanksinya nanti akan sama seperti yang sudah-sudah, kita ajukan ke tipiring," tambah Jati.
Sementara itu, Kepala DLH Bantul, Bambang Wisnu Handoyo mengapresiasi dukungan Pemkab Bantul dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) atas penganggaran pemasangan sembilan unit CCTV untuk menangani sampah liar. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kominfo Bantul yang telah merealisasikan pemasangan di lokasi-lokasi strategis.
“Pemasangan CCTV dilakukan di titik-titik rawan pembuangan sampah liar seperti sekitar Rusunawa Ringroad Selatan, Jalan Bugisan, dan kawasan Masjid Agung Bantul,” ujar Bambang. Menurutnya, sembilan CCTV ini merupakan kebutuhan minimal, dan ke depan diharapkan ada penambahan unit serupa.
"Kalau memungkinkan, kami harap bisa dialokasikan penambahan sembilan CCTV lagi," jelasnya.
Bambang juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ia mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah serta mengolah sampah di tingkat rumah tangga maupun komunitas.
Baca Juga: NU Adalah Syiah Minus Imamah: Membaca Gagasan Gus Dur tentang Titik Temu Sunni-Syiah
“Mari kita ubah kebiasaan buruk. Pembuangan sampah liar bisa merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan,” tandasnya. (cr2)
Editor : Iwa Ikhwanudin