Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ingin Tahu Pendaftaran SPMB SMP di Bantul? Dindikpora Tetapkan Pendaftaran SPMB SMP di Bantul Tahun Ajaran Baru Menggunakan Token, Ini Langkahnya

Cintia Yuliani • Kamis, 22 Mei 2025 | 21:54 WIB

Sosialisasi SPMB: Penetapan pendaftaran SPMB SMP di Bantul menggunakan token
Sosialisasi SPMB: Penetapan pendaftaran SPMB SMP di Bantul menggunakan token
BANTUL - Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tingkat SMP di Bantul berbeda dari tahun lalu.

Pada tahun ajaran 2015/2026 pendaftaran penerimaan murid baru di jenjang SMP harus melalui online atau yang disebut dengan istilah token.

"SPMB SMP pada tahun ajaran baru 2025/2026 kali ini berbeda, siswa wajib mendaftarkan secara mandiri melalui website online yang telah disediakan," jelas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Nugroho Eko Setyanto Kamis (20/5).

Terdapat tujuh langkah pendaftaran token yang harus dilewati.

Langkah pertama yakni dengan mengajukan akun secara mandiri melalui link sebagai berikut https://bantulkab.spmb.id.

Pengajuan akun bisa dilakukan dari tanggal 18 Juni pukul 08.00 sampai dengan 20 Juni 2025 pada pukul 10.00.

Langkah kedua calon murid dapat mencetak hasil pengajuan akun dan diserahkan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Bantul atau SMP yang telah dipilih.

Langkah ketiga adalah pengumpulan berkas dan verifikasi akun secara mandiri melalui online yang dijadwalkan pada tanggal 18 sampai 20 Juni 2025 pada pukul 08.00 sampai 14.00.

Langkah keempat calon murid dapat menandatangani bukti verifikasi pengajuan akun di depan panitia SPMB satuan pendidikan.

Langkah kelima aktivasi akun yang dilakukan oleh calon murid dengan masuk ke laman https://bantulkab.spmb.id/. Dijadwalkan pada tanggal 18 Juni pukul 08.00 sampai 25 Juni 2025 pukul 10.00.

Langkah keenam yakni pendaftaran dan seleksi secara mandiri melalui online dengan laman yang sama.

Proses seleksi terbagi menjadi beberapa jalur yakni jalur domisili radius, afirmasi, prestasi, dan mutasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juni 2025 mulai pukul 00.00 sampai dengan pukul 10.00.

Pada langkah ini calon murid dapat mengubah pilihan sekolah sampai dengan tanggal 25 Juni 2025 pukul 10.00.

Jika terdapat calon murid yang tidak masuk dalam keempat jalur tersebut, masih ada kesempatan lagi melalui jalur domisili wilayah yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni mulai pukul 00.00 sampai dengan 2 Juni 2025 pukul 10.00.

Calon murid dapat mengubah pilihan sekolah yang masih terdapat kuota sampai dengan tanggal 2 Juni 2025.

Langkah terakhir adalah melakukan daftar ulang. Dokumen yang harus dibawa oleh calon murid yakni fotokopi kartu keluarga, fotokopi akte kelahiran, kartu identitas anak (jika sudah memiliki), dan/atau dokumen lainnya sesuai dengan kebutuhan sekolah.

Daftar ulang pada jalur domisili radius, jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 pada pukul 13.00 sampai 15.00 dan pada tanggal 25 Juni 2025 pada pukul 08.00 sampai 14.30 di sekolah murid yang telah diterima.

Sedangkan pendaftaran ulang jalur domisili wilayah dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 4 Juni pukul 08.00 sampai 15.00 di sekolah murid yang diterima.

Adapun kuota di jalur domisili radius 0,5 km jarak rumah ke sekolah sebanyak 5 persen, domisili wilayah sebanyak 35 persen, afirmasi sebanyak 20 persen, prestasi sebanyak 20 persen, prestasi sebanyak 35 persen, dan mutasi sebanyak 5 persen.

Nugroho menekankan bahwa dengan penggunaan token pada SPMB SMP, calon murid cukup melakukan pengajuan akun di sekolah kemudian pendaftaran akun cukup dilakukan di rumah.

"Dengan menggunakan HP atau leptop tidak perlu ke sekolah, termasuk jika ingin berganti ke sekolah pilihan lain tidak perlu cabut berkas ke sekolah sebelumnya, cukup dari rumah," katanya.

Satu akun calon murid bisa digunakan di seluruh jalur yang tersedia dan satu calon murid hanya mempunyai satu akun token saja, sehingga Nugroho berpesan kepada masyarakat bahwa pasword akun token masing-masing calon murid harus dijaga kerahasiaannya.

"Ini adalah salah-satu cara melatih murid menggunakan token karena nantinya di jenjang SMA sederajat pun juga menggunakan sistem token," tambahnya. (cr2)

Editor : Bahana.
#tahun ajaran baru #Yogyakarta #spmb smp bantul #Bantul #token