Sebuah truk dengan nomor polisi AD-8145-EJ mengalami kecelakaan setelah mengalami mogok di tengah jalan.
Menurut laporan dari Unit Lantas Polsek Piyungan, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan oleh pengemudi berinisial FNR (30), warga Prambanan, Kalasan, mengalami mogok di kawasan Watu Pogok.
Kendaraan kemudian didorong dalam keadaan mesin mati sejauh 300 meter oleh kru.
Namun, saat melintasi tikungan, pengemudi kehilangan kendali.
Truk melaju liar dan akhirnya masuk ke pekarangan rumah warga.
Tragisnya, truk tersebut menghantam sebuah alat berat excavator (PC 200) yang terparkir dan excavator akhirnya terperosok ke jurang.
Truk juga menabrak bagian pekarangan rumah milik warga berinisial SBP.
Akibat kerasnya benturan, pengemudi mengalami cedera kepala berat dan patah kaki.
Korban meninggal dunia dan dilarikan ke RSUD Prambanan.
Kepolisian menyebutkan kerugian materi akibat insiden ini mencapai sekitar Rp 14 juta.
Truk mengalami kerusakan parah pada bagian kabin depan, sementara excavator yang tertabrak penyok dan rusak di sisi pintu serta jatuh ke jurang.
Beberapa saksi yang berada di lokasi berinisial P(22) dan D (19), turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Editor : Bahana.