BANTUL - Bocah berusia delapan tahun hanyut di selokan wilayah Padukuhan Sarirejo 2 RT 07, Singosaren, Banguntapan, Bantul Senin (5/5). Korban bernama Atharva Dimar Sena diketahui terseret arus saat mengambil sandalnya yang hanyut.
Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Kamal Riswandi mengatakan, kejadian bermula saat korban bersama dua orang temannya bermain di dekat selokan. Ketika bermain, sandal korban hanyut karena hujan lebat yang turut mengguyur.
Saat mencoba mengambil sandal, korban terpeleset dan jatuh.
"Untuk dua temannya bisa naik, dan ada saksi dari karyawan pabrik di sekitar lokasi yang melihat korban terjatuh ke selokan," bebernya.
Menerima laporan dari Damkar Bantul, tim rescue langsung diterjunkan. Pencarian dilakukan lengkap dengan water rescue. Namun hingga pukul 17.30, pencarian korban masih belum membuahkan hasil.
Pencarian, lanjutnya, akan dilanjutkan besok pagi(6/5). "Malam ini prosesnya akan dilakukan pemantauan dari darat," ungkapnya.
Sementara itu, Humas Kantor Tim SAR Gabungan Pipit Eriyanto mengungkapkan, proses pencarian kini difokuskan di area daratan. "Dan tidak ada pencarian di air. Semua personel SAR gabungan ada di darat," urainya.
Kini, personel SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran sungai tempat hanyutnya Atharva. "Kami menggunakan senter untuk melakukan penyisiran. Besok pagi baru akan dilakukan pencarian lanjutan di air," ungkapnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita