BANTUL - Sampah Pasar Gamping yang dibuang secara liar di dekat pantai Sanden, Bantul sampai sekarang masih teronggok belum diangkut. Padahal, sampah tersebut sudah ditemukan sejak Jumat (25/4/2025). Panewu Sanden Deni Ngajis Hartono mengaku, dari pengecekannya, Senin (28/4/2025) pagi masih dalam kondisi yang sama.
"Belum berubah tetapi sampahnya tidak bertambah," katanya, Senin (28/4/2025).
Menurutnya, sosok pembuangnya sudah siap untuk mengambil lagi sampahnya. Namun, dia pun tidak mengetahui secara pasti alasan sampai sekarang belum ditangani.
Tumpukan sampah di dekat Pantai Dewaruci tersebut dianggap tidak berbahaya bagi lingkungan. "Mungkin nanti solusi yang kami ambil sampahnya ditimbun di sekitar itu saja," sambungnya.
Sebab, mayoritas sampahnya bekas buah-buahan sehingga aman dikubur di tanah. Tidak ada sampah seperti limbah pamper dan sejenisnya.
Deni menegaskan, masih akan menunggu itikad baik dari pembuangnya sehari hingga dua hari ke depan. "Saya masih tetap menginginkan yang melakukan penimbunan dari pihak pembuang," tegasnya.
Ketika nantinya tidak ada tindak lanjutnya akan dieksekusi dengan kapanewon atau koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul. Deni mengaku, sampai sekarang belum mengetahui sosok pembuangnya. Adapun Pantai Dewaruci berada di Kalurahan Srigading.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Srigading Prabawa Suganda membeberkan, sudah meminta untuk dibersihkan. "Saya belum mengetahui sekarang sudah dibersihkan atau belum," ungkapnya.
Dia berharap, dapat secepatnya sampah dari Pasar Gamping itu diangkut dari Pantai Dewaruci. (rul)
Editor : Sevtia Eka Novarita