Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Korban Terseret Ombak Pantai Parangtritis Ditemukan dalam Keadaan Meninggal Dunia, Dispar Bantul Sudah Sarankan Wisatawan Tidak Berenang

Khairul Ma'arif • Selasa, 15 April 2025 | 03:52 WIB
Proses evakuasi jenazah, wisatwan tenggelam  di Pantai Parangtritis Yogyakarta, Senin (14/4/2025) pagi.
Proses evakuasi jenazah, wisatwan tenggelam di Pantai Parangtritis Yogyakarta, Senin (14/4/2025) pagi.

BANTUL - Wisatawan yang tenggelam di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Sabtu (12/4/2025) lalu akhirnya ditemukan.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban, Senin (14/4/2025) dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah proses identifikasi, jenazah tersebut dipastikan adalah Sheila Pujo, 35, warga Banjarnegara, Jawa Tengah yang tereseret ombak Sabtu lalu.

Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan, penemuan yang dilakukan berawal dari informasi nelayan melihat korban mengapung di tengah laut. Anggota SAR gabungan langsung menindaklanjutinya.

"Korban ditemukan petugas SAR mengevakuasi korban dengan dua armada jetski," katanya.

Korban Pujo dibawa ke Posko SAR gabungan Parangtritis untuk proses identifikasi. Setelah dapat dipastikan korban Pujo langsung diserahkan kepada keluarganya.

Diketahui, Pujo terseret ombak Pantai Parangtritis dengan Rendy Ardyansah yang dapat diselamatkan saat peristiwa terjadi.

"Dengan ini operasi SAR selesai korban pun sudah dibawa ke Banjarnegara," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi menambahkan, sejatinya sudah menyarankan wisatawan tidak berenang di Pantai Parangtritis.

Sebab, ombak di pantai ini terkenal sangat ganas ditambah rip current yang tidak bisa diprediksi.

Namun, memang wisatawan disebut selalu ketagihan saat bermain pantai. Pun imbauan yang disampaikan tak pernah kurang dengan berbagai sarana mulai dari suara, spanduk, dan media sosial.

Namun, tak sedikit wisatawan kurang mengindahkan imbauan tersebut dengan kondisi ombak yang ada.

“Padahal petugas SAR Satlinmas Parangtritis tersebar di sepanjang pantai," tuturnya.

Menurutnya, untuk mencegah kecelakaan laut serupa ada opsi untuk wisatawan yang berenang diwajibkan memakai pelampung.

Namun, wacana tersebut belum ada tindak lanjutnya. Sebab, pemerintah belum menyediakan.

"Pelaku usaha didorong untuk memfasilitas persewaan pelampung," ungkapnya. (rul/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#meninggal dunia #Korban Hanyut #Tim SAR Bantul #terseret ombak #pantai parangtritis #Wisatawan #evakuasi jenazah #dispar bantul