Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Polsek Imogiri Bantul Tak Luput dari Langganan Banjir, Masuk Wilayah Rawan Bencana Akibat Luapan Kali Celeng

Fahmi Fahriza • Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:20 WIB
GOTONG ROYONG: Anggota kepolisian Polsek Imogiri bahu membahu membersihkan air dan lumpur sisa banjir akibat luapan Kali Celeng semalam.
GOTONG ROYONG: Anggota kepolisian Polsek Imogiri bahu membahu membersihkan air dan lumpur sisa banjir akibat luapan Kali Celeng semalam.

BANTUL - Berlokasi tak jauh dari Kali Celeng, Polsek Imogiri Kabupaten Bantul pun turut terdampak banjir.

Luapan Kali Celeng akibat hujan intensitas tinggi Jumat (29/3/2025) malam menyebabkan banjir bandang.

Kasihumas Polsek Imogiri Ipda Eko Surahman mengungkapkan, Kantor Polsek Imogiri menjadi langganan terdampak banjir.

Selama 20 tahun bertugas di Polsek tersebut, tercatat setidaknya ada tiga kali banjir dengan skala besar terjadi. Pertama yakni 2017, lalu 2019, dan 2025 kali ini.

"Sebelum itu yang cukup besar pernah terjadi tahun 1987, saya masih kecil itu," katanya pada Radar Jogja, Sabtu (29/3/2025).

Setelah dua kali mengalami banjir pada 2017, dan 2019.

Eko mengungkapkan bahwa Polsek Imogiri semakin cekatan mengantisipasi potensi adanya banjir.

Termasuk, dengan siaga mengamankan barang-barang hingga berkas berharga di area yang lebih tinggi, dan aman dari air.

"Area sini, termasuk Polsek memang langganan banjir, kami jadi selalu waspada dan menyiapkan diri," paparnya.

Banjir yang melanda kali ini, kata Eko, mulai menggenang dan masuk ke dalam ruangan sekitar pukul 16.00 WIB.

Hujan yang tak kunjung reda membuat air kian meninggi, hingga ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Puncaknya pada pukul 20.00 WIB.

"Sekitar pukul 22.00 itu mulai surut pelan-pelan. Kami mulai bersih-bersih jam 12 malam, dengan 10 anggota kami yang jaga dibantu damkar," bebernya.

Pada pagi harinya, seluruh anggota Polsek Imogiri turun tangan untuk membersihkan air dan lumpur yang menggenang.

Dengan bantuan beberapa pihak lain seperti BPBD Bantul, TNI, Polri, hingga para relawan.

Secara garis besar, Eko mengatakan bahwa ketika hujan turun dengan deras, dan dalam durasi waktu yang lama, memang berpotensi menyebabkan banjir. Hanya saja, dalam beberapa tahun ini, banjir yang terjadi relatif kecil.

"Pernah beberapa kali banjir, tapi tidak besar, hanya sampai di halaman Polsek saja dengan ketinggian air semata kaki," urainya.

Untuk banjir kali ini, ia menguraikan bahwa penyebabnya ditengarai oleh curah hujan yang amat tinggi, ditambah dengan embung wukirsari yang sudah penuh, dan tidak kuat menampung volume air.

"Embungnya penuh. Dan daerah yang dilewati embung ini dampaknya cukup parah, termasuk Imogiri," lontarnya.

Dari data terakhir, Eko menuturkan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dalam banjir tersebut, hanya ada beberapa kerugian material yang dialami para warga.

"Pembersihan sudah dilakukan, dan evaluasi sedang dilakukan, kami menunggu instruksi lebih lanjut dari Kapolsek," tandasnya. (iza)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Luapan Kali Celeng #langganan banjir #waspada #Banjir #Polsek Imogiri #Bantul #siaga #terdampak banjir #banjir bandang #kali celeng #Imogiri