BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meminta objek wisata harus tetap mendapat perhatian penuh di momen libur Lebaran. Hal ini sama pentingnya dengan perhatian keselamatan di ruas jalan yang dipadati kendaraan.
Sebab, pemudik maupun wisatawan akan memadati objek wisata untuk berlibur. “TNI, Polri bersama Satpol PP harus bersinergi menjaga keamanan di objek wisata, tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan ruang publik lainnya,” katanya, Minggu (23/3).
Menurut Halim, pengamanan di tempat wisata memang dirasa penting. Terutama di kawasan pantai dan perbukitan yang menjadi favorit pelancong ke Bantul.
Dia pun mengimbau, agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul turut bersiaga. Mengingat di akhir Maret dan awal April masih memasuki musim penghujan. Sehingga rawan terhadap gelombang besar di laut, tanah longsor di perbukitan, dan pohon tumbang karena angin kencang.
Politisi PKB Bantul ini menilai, perlu ada koordinasi antarinstansi dan perangkat daerah yang intensif dan respons cepat. Sehingga laporan dari lapangan bisa ditindaklanjuti dengan cepat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Bantul Antoni Hutagaol menambahkan, petugas SAR telah disiagakan di kawasan pantai untuk memastikan keamanan wisatawan. Selain itu, imbauan batasan berenang pun sudah terpasang. Begitu pula dengan adanya petugas yang akan selalu mengingatkan pengunjung.
“Kami berharap wisatawan selalu mengindahkan imbauan petugas SAR di lapangan,” tegasnya.
Hal ini untuk menghindari terjadinya laka laut. Insiden tersebut sering terjadi karena wisatawan tidak mematuhi peringatan dan berenang hingga ke tengah.
Sementara untuk kawasan perbukitan yang rawan longsor, Antoni menyebut sudah ada SK Bupati Bantul terkait ancaman kebencanaan hidrometeorologi. Menurutnya, SK tersebut dapat menjadi dasar masing-masing kalurahan ataupun perangkat daerah menggunakan dana darurat untuk penanganan secara langsung. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita