BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul menjamin inflasi daerah dapat terjaga meskipun menghadapi libur Lebaran yang biasanya membuat peningkatan terhadap demand. Selain itu, dampak dominonya terhadap harga jual akan berusaha ditanggulangi agar tidak menimbulkan kenaikan signifikan. Utamanya terhadap bahan pokok atau sembako yang biasanya banyak diburu masyarakat saat menjelang atau saat Lebaran. Karena kedatangan wisatawan dari berbagai daerah ke Bantul.
“Ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok harus menjadi prioritas menjelang sampai pasca-Lebaran,” tegas Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Selasa (25/3).
Baca Juga: PDAM Kebumen Jamin Ketersediaan Air Jelang Lebaran, PAL Akan Bekerja 24 Jam Nonstop
Menurutnya, sudah meminta kepada tim pengendali inflasi daerah (TPID) untuk melakukan pemantauan di lapangan. Sebagai upaya untuk tetap menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harganya tidak memberatkan masyarakat.
Pemantauan kalau perlu dilakukan operasi pasar jika memang dibutuhkan untuk mengendalikan inflasi daerah. Terjaminnya stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok hingga pasca Lebaran menjadi penting karena Bantul sering dikunjungi banyak wisatawan saat libur Lebaran. “Untuk itu berbagai pihak melaksanakan perencanaan dengan baik sesuai tupoksinya,” sambung Halim.
Sementara itu, Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menambahkan, mengatasi inflasi dengan optimalisasi distribusi dan pemenuhan stok pangan. Dia menyadari, stabilitas inflasi daerah menjadi tanggung jawab pemerintah sepenuhnya melalui TPID. Menurutnya, dinas harus berkoordinasi dengan Bulog, distributor dan pelaku usaha.
Selain itu, lanjutnya, yang cukup krusial lainnya adalah meningkatkan pengawasan terhadap harga dan kualitas produk di pasar. Hal ini untuk mencegah spekulasi dan penimbunan barang. “Keamanan pangan juga harus menjadi perhatian,” ucapnya.
Baca Juga: Polres dan Kodim di Kebumen Buka Penitipan Kendaraan Gratis, Aman Akan Dijaga 24 Jam
Dia mewanti-wanti agar jangan sampai barang kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi hadir di tengah-tengah masyarakat. Sementara itu, Ketua TPID Bantul Agus Budiraharja sementara ini tidak perlu ada yang dikhawatirkan terkait inflasi Bantul. Pemantauan terhadap ketersediaan dan harga selalu dilakukan rutin oleh TPID.
Pasar murah di beberapa kapanewon dilakukan dan gerakan tanam padi atau bawang merah pun turut digalakan. “Pemantauan secara berkala dilakukan sehingga upaya penanggulangannya bisa maksimal,” tandasnya. (rul)
Editor : Sevtia Eka Novarita