BANTUL - Tempat pemungutan retribusi (TPR) pantai di Kabupaten Bantul siap dipindah. Namun pemindahannya masih menunggu Jembatan Pandansimo resmi beroperasi.
"Yang jelas kami sudah siap memindahkan TPR ke selatan jalur jalan lingkar selatan (JJLS)," beber Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Bantul Yuli Hernadi Jumat (21/3).
Namun sampai sekarang, Dispar Bantul belum mendapatkan tembusan resmi terkait operasional Jembatan Pandansimo. Pun terkait operasional terbatas yang rencananya diberlakukan saat Lebaran.
"Belum ada, kami meninjau juga belum ada kepastian, hanya beredar di media saja keterangan dibukanya," sambungnya.
Jika memang Jembatan Pandansimo belum beroperasi, TPR akan tetap berada di lokasi lama. Namun dia memastikan, teknis pemindahan di lapangan sudah siap. Hanya tinggal eksekusi. "Nanti TPR darurat pakai tenda dan sudah ditentukan titik-titiknya semua," tuturnya.
Dari pendataannya, titik TPR akan bertambah. Saat ini, ada sekitar enam TPR di pantai Bantul. Ketika dipindahkan, TPR kemungkinan bertambah menjadi sekitar 11 titik. Sehingga petugas yang akan dikerahkan mencapai 50 orang.
Jika TPR siap, nantinya pengunjung hanya perlu membayar parkir saat berada di pantai yang dituju.
Dikonfirmasi terpisah, Panewu Srandakan Sarjiman menyampaikan, progres fisik Jembatan Pandansimo mencapai 95 persen. Jembatannya pun sudah menyambung dari sisi barat dan timur. "Akhir Maret uji coba fungsional arus mudik Lebaran," ungkapnya. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita