BANTUL - Sejumlah ruas jalan yang menuju ke kawasan Dlingo, Bantul dinilai berbahaya. Terlebih bagi pengendara baru yang tidak hafal medan jalan menanjak dan berbelok.
Panewu Dlingo Marjihidayat mengatakan, titik rawannya tentu di Tanjakan Cinomati, Jalan Bukit Bego, dan Jalan Kaliurang yang menghubungkan Bantul dengan Gunungkidul. “Antisipasi kami di titik itu diberikan tanda dan Google Maps Cinomati ditiadakan,” katanya, Selasa (18/3/2025).
Sebab tidak sedikit juga di titik-titik tersebut mengakibatkan kendaraan mogok karena tidak kuat menanjak. Menurutnya, mobilitas masyarakat yang melewati Dlingo adalah wisatawan dan bukan pemudik.
Terlebih saat libur Lebaran, mobilitasnya cenderung naik. Namun jalannya yang naik dan turun, tidak direkomendasikan untuk kendaraan bus melintas.
“Jalur yang agak aman lewat Terong-Mangunan tetapi hindari Jalan Cinomati dan Kaliurang,” imbaunya.
Risiko laka lantas sangat rentan di Dlingo sehingga nantinya akan dilakukan koordinasi dengan para lurah. Termasuk koordinasi dengan lintas sektor seperti polisi dan dinas perhubungan.
Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari menambahkan, instansinya akan turut melakukan pengamanan Lebaran 2025 atau Operasi Ketupat Progo 2025. Keterlibatan personel Polri dalam kegiatan operasi ini sebanyak 550 personel. “Digelar mulai 23 Maret hingga 8 April 2025,” tuturnya.
Novita menyebut, personel yang terlibat nantinya akan disebar di pos pengamanan hingga pos terpadu di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata. Menurutnya, Polres Bantul akan mendirikan tiga pospam (pos pengamanan). Yakni di Sedayu, Piyungan, dan Parangtritis, serta satu pos terpadu di Druwo. Tujuannya agar kamtibmas aman tanpa ada kriminalitas selama Ramadan dan Lebaran. (rul)
Editor : Sevtia Eka Novarita