BANTUL - Zaenuri, pendiri komunitas berbagi yang bermarkas di Poncosari, Srandakan, Bantul, menggelar kegiatan sosial menjelang hingga awal bulan Ramadan.
Komunitas ini menyalurkan sejumlah kebutuhan pokok untuk warga kurang mampu, yang diharapkan dapat menjadi persediaan untuk berbuka puasa.
Penyaluran dimulai pada 23 Februari dan berlangsung hingga 4 Maret 2025 yang ilakukan secara door to door oleh relawan yang mayoritas berasal dari Karang Taruna.
"Untuk edisi Ramadan ini penyaluran di 50 kecamatan sasaran dhuafa kategori miskin mutlak," katanya, Minggu (2/3/2025).
Komunitas ini telah menyalurkan 4,5 ton beras, serta santunan yatim berupa uang tunai Rp 100 ribu.
Selain itu, juga memberikan dua kursi roda, satu walker, dan 14 kasur untuk mereka yang benar-benar membutuhkan.
Penghimpunan dana dilakukan secara sukarela melalui sumbangan dari masyarakat. Zaenuri menyebut, khusus untuk Ramadan, penyaluran dilakukan dalam dua edisi, yaitu pada awal dan akhir bulan Ramadan.
"Jumlah relawan penyalur kami 450 orang dan donaturnya 500 orang," sambungnya.
Sejak didirikan pada 2018, komunitas ini tidak hanya berbagi pada bulan Ramadan, tetapi juga setiap bulan, dengan menyalurkan 3 hingga 5 ton beras ke berbagai daerah di DIY, meskipun mayoritas penerima manfaat berada di Bantul dan Gunungkidul.
Tahun ini menjadi Ramadan ketujuh bagi komunitas tersebut, yang juga menjalankan program bedah rumah, santunan yatim, dan pembangunan masjid, yang semuanya disesuaikan dengan dana yang terkumpul.
Meski donatur utama sekitar 200 orang, ada sekitar 300 orang yang menjadi donatur tidak tetap.
Semua kegiatan dilakukan secara sukarela tanpa biaya operasional dari packing sampai penyaluran, gaji, atau honor untuk relawan maupun pengurus.
“Semua donasi yang masuk disalurkan sepenuhnya tanpa potongan,” tegasnya.
Dalam pelaporannya, komunitas ini memiliki wadah grup WhatsApp termasuk untuk pengelolaan uang donasi dan penyalurannya.
Dengan keberlanjutan kegiatan sosial ini, Zaenuri berharap komunitas yang sudah berusia tujuh tahun dapat terus menginspirasi dan menjaga niat ibadah, serta konsisten dalam menjalankan misi sosialnya. (rul/wia).
Editor : Winda Atika Ira Puspita