BANTUL - Bagi Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, retret yang diikutinya selama delapan hari bukan hanya sekadar pembekalan. "Karena tidak hanya pengetahuan saja tetapi aspek fisik juga, bangun pagi dilanjut olahraga," katanya Jumat (28/2).
Politisi PKB Bantul ini mengaku, retret memiliki semangat kebersamaan yang tumbuh untuk Indonesia yang maju dan berdaya saing. Kebersamaan antarkepala daerah harus sejalan dengan kepentingan negara.
Baca Juga: Tarawih Hari Pertama, Jemaah di Masjid Gedhe Kauman Meluber
Selama retret, dia menganggap masuk ruang kelas seperti masuk kantor. "Jadi retret penggemblengan secara mental, spiritual, dan intelektual," ujarnya.
Terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Pambudi Arifin Rakhman mengungkapkan, beragam kegiatan telah menanti bupati usai retret. Terlebih memasuki Ramadan, kegiatan buka bersama (bukber) dan Tarawih di sejumlah masjid sudah diagendakan. "Bukber bersama nanti dilaksanakan empat kali tiap hari Minggu," ucapnya.
Baca Juga: Resep Es Pisang Ijo Takjil Segar Khas Makassar untuk Berbuka Puasa
Sedangkan untuk safari Tarawih, dilakukan di 21 lokasi dengan berbagi jatah bersama Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta. Harapannya, safari Ramadan ini bisa sebagai sarana silaturahmi dan merekatkan pemimpin Bantul dengan masyarakat. (rul/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita