Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menkop Budi Arie Tinjau Peternakan Ayam Petelur di Bantul untuk Persiapkan Pasokan MBG: Koperasi Petelur Akan Dibentuk Dukung Program Presiden Prabowo

Khairul Ma'arif • Sabtu, 22 Februari 2025 | 05:08 WIB

 

CEK: Menkop Budi Arie meninjau peternakan ayam petelur di Pajangan, Bantul, Jumat (21/2/2025) sebagai upaya mempersiapkan komoditas untuk makan bergizi gratis (MBG).
CEK: Menkop Budi Arie meninjau peternakan ayam petelur di Pajangan, Bantul, Jumat (21/2/2025) sebagai upaya mempersiapkan komoditas untuk makan bergizi gratis (MBG).

BANTUL – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) Budi Arie Setiadi meninjau peternakan ayam petelur di Pajangan, Bantul, Jumat (21/2/2025). Peternakan ini merupakan anggota Koperasi Pinsar Petelur Nasional (PPN).

Kedatangannya bertujuan mempersiapkan pasokan bahan baku untuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Budi Arie menuturkan, program MBG membutuhkan kesiapan suplai komoditas pangan, terutama telur, yang terbukti secara ilmiah memiliki kandungan protein tinggi untuk menurunkan angka stunting.

“Kami ingin juga membentuk koperasi khusus (peternak ayam) petelur,” ujarnya.

Inisiasi tersebut dinilainya sebagai upaya menunjang suplai telur bagi dapur-dapur penyedia makanan bergizi.

Sebab, tidak semua koperasi dari berbagai daerah menghasilkan komoditas telur. Dengan sistem koperasi, diharapkan harga telur tetap kompetitif, sehingga peternak tetap mendapatkan keuntungan tanpa membebani konsumen.

“Harga ditentukan oleh supply dan demand, tapi harus tetap kompetitif agar peternak tidak dirugikan. Semua harus berada dalam keseimbangan yang proporsional antara pedagang dan pembeli,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Koperasi PPN Yudianto Yosgiarso menegaskan, pihaknya siap menjadi penyedia telur untuk program MBG.

Namun, hingga sekarang belum ada keputusan resmi atau petunjuk teknis yang menetapkan Koperasi PPN sebagai penyedia telur untuk program tersebut.

"Kami tidak mengajukan, tetapi sudah dipanggil Badan Gizi Nasional prinsipnya siap ditunjuk," tegasnya.

Dia menekankan bahwa jika Koperasi PPN ditunjuk sebagai penyedia, aspek pembiayaan dan pembayaran harus dipastikan berjalan lancar.

Stabilitas keuangan peternak, menurutnya, menjadi faktor utama dalam keberlanjutan program ini.

Saat ini, Koperasi PPN memiliki lebih dari 1.300 anggota se-Indonesia. Dengan populasi secara nasional 300 juta ekot dan produksi sekitar 15 ribu ton per hari. Pendistribusian ke seluruh daerah terutama yang memiliki kekurangan stok.

“Stok di Bantul untuk telur menjelang Ramadan aman tetapi untuk harganya tidak bisa dipastikan,” tambahnya. (rul/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#Program Presiden Prabowo #Mbg #petelur #Makan Bergizi Gratis #koperasi #peternakan ayam #Bantul #pasokan #Menkop Budi Arie