BANTUL – Diinisiasi Forum Pewarta Bantul (FPB) bersama Mbah Joyo Center (MJC), pelaksanaan kegiatan puncak hari pers nasional (HPN) digelar di Wirokerten, Banguntapan, Bantul. Kegiatan tersebut diwadahi dalam Forum Pewarta Peduli (FPP) DIY. Peringatan HPN di Bantul yang dihadiri sejumlah perwakilan wartawan se-DIY ini melakukan deklarasi terkait profesionalisme wartawan.
Ketua FPP DIY Djudiman menerangkan tema yang diangkat adalah ‘Menguatkan Solidaritas, Profesionalisme dan Kemandirian Wartawan Yogyakarta'.
“Tema ini kami usung sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama mendukung profesionalitas wartawan Yogyakarta yang akan mampu mandiri berdiri di kaki sendiri,” kata Djudiman.
Dihadiri lebih dari 50 lebih wartawan, Djudiman menjelaskan, dalam peringatan HPN dideklrasikan pernyataan sikap rekan-rekan wartawan terhadap ketidakprofesionalan segelintir pihak dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik. Hal tersebut berdasarkan banyaknya mendapatkan laporan tentang adanya segelintir rekan-rekan seprofesi yang mempraktikkan cara-cara kerja jurnalistik yang menyimpang dari kode etik jurnalistik.
Melalui deklrasi ini, wartawan se-DIY berkomitmen menerapkan cara-cara kerja dalam mencari dan memperoleh informasi sebagai bahan berita yang sesuai Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers 40/1999.
Terkhusus Daerah Istimewa Yogyakarta, peran serta rekan-rekan wartawan akan sangat dibutuhkan dalam menjaga ‘Keistimewaan’-nya dengan menghadirkan gagasan informasi yang mendidik, menghibur serta berperan serta pada keamanan wargamaupun wisatawan.
"Saya mewakili rekan-rekan Forum Pewarta Bantul (FPB), sangat berterima kasih kepada tuan rumah Bpk Sutrajaya atau akrab disapa Mbah Joyo yang bersama dengan Mbah Joyo Center (MJC)-nya telah mendukung penuh terlaksananya peringatan HPN 2025," ujar Djudiman, menambahkan.
Founder Mbah Joyo Center (MJC), Sutrajaya atau akrab dipanggil Mbah Joyo menyatakan ajang silaturahmi yang digelar FPP ini semakin mempererat rasa untuk memiliki dan turut serta dalam membangun Yogyakarta, karena memang diakui mungkin selama ini dipisahkan lokasi pekerjaan.
"Diharapkan dari sini nanti kekompakan rekan-rekan wartawan semakin menguat," kata Mbah Joyo.
"Saya sangat berharap acara ini tidak hanya dilakukan sekali saja. Namun ditahun-tahun mendatang bisa dilaksanakan bergilir di setiap kabupaten/kota yang lain," sambung Mbah Joyo, mengakhiri.
FPP DIY juga akan menyerahkan santunan bantuan sosial kepada anak yatim piatu, difabel maupun keluarga miskin yang diusulkan rekan-rekan wartawan dari empat kabupaten dan kota di DIY. (rul)
Editor : Sevtia Eka Novarita