BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul sebut program pemerintah pusat pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) saat hari ulang tahun membutuhkan gadget untuk mengaksesnya. Di Bantul sendiri, rencana uji coba baru akan dilakukan pekan ini di Puskesmas Sewon I. Tetapi jadwalnya mundur ke pekan depan.
Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menyampaikan, uji coba dilakukan Puskesmas Sewon I karena mepet perkotaan. Diharapkan antusiasme masyarakatnya akan lebih besar. "Karena untuk PKG itu membutuhkan gadget karena harus terhubung dengan aplikasi Satu Sehat mobile," katanya Selasa (4/2/2025).
Sekarang ini sedang dimatangkan untuk skema uji coba PKG agar dapat dilangsungkan tanpa kendala. Menurutnya, seluruh Puskesmas di Bantul sudah bisa melangsungkan PKG. Lantaran memang sudah ada program screening di berbagai cluster usia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho menambahkan, masyarakat yang mengakses PKG harus mengaktifkan kepesertaan JKN di BPJS Kesehatan. Nantinya registrasi melalui Satu Sehat mobile yang nantinya akan mendapat notifikasi saat sepekan sebelum ulang tahun. "Ada form untuk pemeriksaan mandiri yang diisi akan muncul kesimpulan kelompok usia dan faktor risiko penyakitnya," ungkapnya.
Nantinya ada tindakan yang diperlukan sebelum menjalani PKG. Dia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengakses PKG kalau bisa masuk keanggotaan BPJS Kesehatan. Namun, ada antisipasi ketika masyarakat wilayah tertentu tidak memiliki gadget dan tidak bisa masuk aplikasi, tetap akan coba dilayani secara manual.
"Ketika datang diskrining di awal tetapi ini kami riweh karena pemeriksaan awal H-7, masa disuruh balik dulu," ungkapnya.
Oleh karena itu, dilakukan simulasi terlebih dahulu agar tidak kusut penyelenggaraannya. Sebab program ini rawan mendapat komplain dari masyarakat. (rul)
Editor : Sevtia Eka Novarita