BANTUL – Pembangunan dapur sehat di Bantul untuk program makan bergizi gratis (MBG) mencapai 57,5 persen. Dapur Sehat ini ditargetkan bisa beroperasi pada pertengahan Februari mendatang.
Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0729/Bantul Lektol Inf Muhidin mengatakan, progres pembangunan hingga saat ini mencapai tahap pemasangan dinding dan ring atas. Pembangunan berada di lahan seluas 1.296 meter persegi. Dapur Sehat ini terletak di dalam area Koramil Sanden, Kodim 0729/Bantul dengan tanah milik TNI AD. “Targetnya Februari pertengahan harus sudah selesai,” katanya Selasa (22/1/2025).
Dapur Sehat ini akan melayani sekitar 3.510 siswa per hari dari berbagai jenjang pendidikan di sekitar lokasi. Rinciannya adalah 236 siswa TK sederajat, 1.027 siswa SD sederajat, 1.176 siswa SMP sederajat, 770 siswa SMA sederajat, dan 301 siswa pondok pesantren.
“Ada 16 sekolah yang berada dalam radius 2-5 kilometer dari lokasi Tiga TK, tujuh SD, tiga SMP, dua SMA, dan satu pondok pesantren,” bebernya.
Muhidin menjelaskan, alasan pemilihan pembangunan dapur umum di Sanden karena memenuhi syarat minimal luas untuk dapur umum, yaitu 20x30 meter. Lahan tersebut pun sudah mengakomodiasi parkir kendaraan. Selain itu, dapur umum untuk MBG dibangun di Kapanewon Sanden karena TNI AD memiliki tanah yang tersertifikasi di sana. “Tanah di koramil lain sifatnya masih pinjam pakai dari pemda," jelasnya.
Dalam pembangunannya, dapur umum di Sanden ini menyerap tenaga kerja dari warga sekitar. Sebab, pihak TNI tidak bertugas untuk memasak makanan program MBG. "Kami tidak mungkin secara keseluruhan, kami sebagai koordinator dan pengawasnya saja. Tapi ya tergantung perintahnya nanti," ujar Muhidin.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Nugroho Eko Setyanto mengakui hingga saat ini belum mendapatkan informasi waktu dimulainya pelaksanaan program MBG. "Kami belum dapat info terkait kapan pelaksanaannya. Belum ada juknis," ungkapnya.
Dari data Disdikpora Bantul, ada 155.667 siswa sasaran MBG. Rinciannya 39.796 siswa PAUD, siswa TK ada 3.515, siswa SD sederajat ada 75.757, lalu SMP sederajat ada 40.114 siswa. (tyo/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita