BANTUL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saras Adyatma, Bambanglipuro, Bantul memiliki fasilitas gedung baru. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan pelayanan untuk masyarakat selatan Bantul. Pembangunannya selesai Desember lalu dan dikerjakan sejak Juli. “Gedung baru sudah terpakai semua untuk pelayanan,” ujar Direktur RSUD Saras Adyatma Tri Wahyuni, Minggu (19/1).
Menurutnya, di gedung baru tersebut meliputi ruang rawat inap (ranap) kelas standar (KRIS), kelas satu, kamar bersalin, kamar operasi, dan penunjang fasilitas lainnya.Totalnya terdapat 35 tempat tidur tersebar dari ruang ranap KRIS, kelas satu, bersalin, perinatal atau bayi, dan ruang rawat intensif.
Dia menilai, kehadiran gedung baru tersebut lebih modern dan representatif. Kehadirannya tidak hanya membuat pelayanan lebih optimal melainkan juga berkualitas. Biaya yang digelontorkan untuk pembangunan gedung baru tersebut sekitar Rp 11 Miliar yang bersumber dari APBD Bantul 2024. Perempuan yang biasa disapa Yuyun ini mengungkapkan, pemanfaatannya dimulai sejak pekan pertama Januari ini.
Ketua Komisi D DPRD Bantul Pramu Diananto Indratriatmo menilai, kehadiran rumah sakit ini untuk memecah pasien di RSUD Panembahan Senopati yang menjadi jujugan warga Bantul. Diharapkan tidak ada penumpukan yang berlebihan pasien utamanya bagi yang menggunakan jaminan sosial atau asuransi.“RSUD Saras Adyatma bisa untuk pasien rawat inap dengan jaminan sosial,” tuturnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai masih ada kekurangan dari RSUD Saras Adyatma. Terutama berkaitan kebutuhan dokter spesialis yang masih terbatas. Oleh karena itu, sampai sekarang belum bisa menangani pasien dengan penyakit-penyakit yang berat. Baru terbatas untuk penanganan pasien yang mengalami sakit ringan saja. “Itu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi RSUD Saras Adyatma agar pelayanannya lebih maksimal lagi,” jelasnya. (rul/din).
Editor : Din Miftahudin