BANTUL - Warga Kabupaten Bantul kini sudah tidak perlu jauh-jauh sampai Jogja ataupun Sleman untuk mengurus pembuatan paspor.
Pasalnya, kini sudah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul.
Pembuatan paspor MPP DPMPTSP dibuka mulai hari ini, Selasa (14/1/2025) dengan operasional Senin-Jumat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jogjakarta Tedy Riyandi mengatakan, memang kehadirannya di MPP Bantul untuk mendekatkannya terhadap warganya.
Tidak perlu jauh-jauh ke kantor di Jogja cukup di MPP nanti paspor sudah didapatkan.
"Animo masyarakat Bantul membuat paspor cukup tinggi," katanya, Selasa (14/1/2025).
Atas dasar itulah dihadirkan dan dapat dijangkau oleh warga sekitarnya yang terdekat tidak harus KTP Bantul.
Sejumlah warga dari kabupaten tetangga di Bantul yang merasa dekat bisa membuatnya di MPP.
Menurutnya, prosedur pembuatan paspor semuanya sama melalui pengajuan terlebih dahulu melalui aplikasi M-Paspor.
Dilanjutkan dengan pemberkasan secara offline di MPP Bantul.
Nantinya di MPP Bantul dilakukan pengambilan foto, sidik jari, dan pembayaran paspor.
"Nantinya penyelesaiannya tiga hari kerja usai pengambilan foto," sambungnya.
Untuk sementara ini perhari kuotanya baru hanya 20 yang tidak tertutup ke depan akan ditambah lagi.
Selain itu, ada juga pelayanan khusus untuk kelompok rentan atau penyandang disabilitas.
Setiap harinya disediakan khusus kuota 10 tetapi tidak melalui aplikasi M-Paspor.
"Khusus kelompok rentan bisa datang langsung," tuturnya.
Proses tahapan pembuatan paspor dilakukan di MPP Bantul mulai dari validasi, wawancara, hingga penyerahannya.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menambahkan, kehadiran pelayanan paspor di MPP menjadi upaya memberikan kemudahan.
Pembuatan paspor di Bantul menjadi sinergi positif dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jogjakarta.
Dia berharap ada efek domino dengan adanya pembuatan paspor terutama dalam aspek ekonomi kreatif.
"Layanan paspor menjawab tuntutan dari monitoring center for prevention (MCP)," ungkapnya.
Sementara itu, seorang warga Bantul Khusnun Karimah Opraliyah sudah turut memanfaatkan layanan paspor di MPP.
Menurutnya, antreannya tidak terlalu lama dan kuotanya masih sehingga langsung terlayani.
Keperluannya yang untuk ibadah haji sangat membantu hadir di Bantul. (rul)
Editor : Meitika Candra Lantiva