BANTUL – Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul masih memiliki kekurangan untuk lampu penerangan jalan utama (LPJU). Terutama di ruas jalan yang menjadi penghubung destinasi wisata, sehingga ketika malam hari sangat gelap.
Baca Juga: Tergenang Banjir hingga 200 Cm, 2.200 Santri di Kebumen Dievakuasi ke Lantai Dua
Panewu Dlingo Marjihidayat menyebut kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, pihaknya sudah mengajukan pengadaan LPJU baik ke provinsi maupun ke kabupaten. Tetapi untuk 2025 pun belum ada tanda-tanda akan ada penambahan LPJU.“Kami perkirakan masih kurang 50 unit LPJU lagi,” tuturnya, Minggu (5/1).
Jumlah tersebut terdiri dari di jalan yang menjadi kewenangan kabupaten dan provinsi. Untuk jalan provinsi itu terutama di Jalur Imogiri-Dodogan. Sedangkan yang menjadi kewenangan kabupaten mulai dari jalan depan objek wisata Seribu Batu sampai Perempatan Terong.“Jalur Seribu Batu sampai Pinus Becici sangat membutuhkan LPJU,” sambungnya.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Bantul Agus Sutomo menjelaskan, untuk di jalan provinsi LPJU menjadi kewenangan Pemprov DIY. Menurutnya, selama ini dalam forum lalu lintas sudah mengusulkan ke provinsi agar ada pemasangan LPJU di jalur Imogiri-Dodogan. “Untuk 2025 saya belum mengetahui perkembangannya apakah Dishub DIJ sudah menganggarkan atau belum,” bebernya.
Sedangkan untuk di jalur yang kewenangan kabupaten sampai sekarang ini juga terkendala anggaran. Sampai sekarang pun belum ada perencanaan untuk menambah LPJU di titik tersebut.
Meski begitu, itu tetap akan menjadi perhatiannya dan akan menjadi catatan utama untuk diajukan pada Anggaran Perubahan 2025. “Apakah nanti terealisasi atau tidak kami sebatas usaha dulu,” tandasnya. (rul/din).
Editor : Din Miftahudin