Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dikira Jadi Korban Klithih, Dua Warga Bantul Luka Usai Tabrak Pohon, Pengendara Diduga Mabuk Berat

Gregorius Bramantyo • Kamis, 2 Januari 2025 | 03:05 WIB
Peredaran dan penjualan minuman keras di DIY semakin mudah ditemui. Padahal, setiap daerah di DIY memiliki Perda yang mengatur soal penjualan miras.
Peredaran dan penjualan minuman keras di DIY semakin mudah ditemui. Padahal, setiap daerah di DIY memiliki Perda yang mengatur soal penjualan miras.

BANTUL – Dua warga Tamantirto, Kasihan, Bantul mengalami luka usai menabrak pohon di Jalan Mrisi, Kalurahan Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Rabu (1/1/2025) dini hari. Mereka adalah pria bernama Andri Yunianto (AY), 29, sebagai pengendara motor dan pemboncengnya adalah perempuan bernama Puji Pungkas Asih (PPA), 34.

Sebelum insiden itu terjadi, AY awalnya mengira jika dirinya sedang dikejar klithih. Namun dari informasi yang dihimpun polisi, ternyata AY terlibat kecelakaan tunggal. Motor yang dikendarainya menabrak pohon di lokasi tersebut. "Dari analisa sementara, korban mengalami laka tunggal karena pengendara dalam kondisi mabuk berat sesuai keterangan istrinya," kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Rabu (1/12025).

 Baca Juga: Bawaslu Purworejo Luncurkan Buku sang Juru Damai, Berisi Dinamika Pemilu 2024 di Purworejo

Dia mengungkapkan, kejadian bermula saat kedua korban hendak membeli makanan di sekitar wilayah Pabrik Gula Madukismo. Saat melintas di Jalan Mrisi, pengendara yakni AY dikejar oleh beberapa orang tak dikenal dengan mengendarai motor dari arah yang sama. Kemudian, salah satu pengendara tersebut memepet hingga mengakibatkan motor yang dikendarai AY oleng dan terjatuh menabrak pohon. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. “AY merasa dirinya dikejar dan dipepet oleh sejumlah pemotor. Karena takut, dia memacu kendaraanya lalu oleng dan menabrak pohon,” ujarnya.

 Baca Juga: Belasan Event di Alun-Alun Purworejo selama 2024 Hasilkan 40,23 Ton Sampah, Ini Yang Dilakukan DLH

Mengetahui adanya kecelakaan, warga sekitar kemudian menolong kedua korban dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah, Gamping. Akibat kejadian ini, korban AY mengalami luka retak pada telapak kaki sebelah kiri. Sementara korban PPA mengalami luka sobek kurang lebih 10 cm pada dahi.

Jeffry menyebut, dari istri AY, yang bersangkutan sebelum pergi dalam kondisi mabuk berat. “Pengendara dalam keadaan mabuk dan mengakui konsumsi miras yang dibeli COD. Kalau keterangan pembonceng, tidak tahu dan tidak merasa ada yang mengejar," ucapnya.

Dari fakta-fakta di lapangan, Jeffry menyatakan bahwa kejadian ini murni kecelakaan tunggal. Terlebih, pembonceng juga tidak merasa ada yang mengejar.

 Baca Juga: Seto Siapkan Irfan Mofu dan Ousmane Maiket sebagai Pengganti Rafinha saat Dijamu Tuan Rumah Persekat Tegal

"Untuk penyebab kecelakaan karena pengendara dalam kondisi mabuk berat, itu sesuai keterangan istrinya. Selain itu dari keterangan, istrinya tidak tahu dan tidak merasa ada yang mengejar pergi membeli bakmi menggunakan motor," katanya.

Meski begitu, kejadian ini masih didalami Polsek Kasihan untuk mengetahui kebenaran kronologi kejadian. Korban juga belum bisa memberikan banyak keterangan lantaran masih dalam perawatan medis dan pengendara masih dalam pengaruh alkohol. (tyo)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Klithih #warga #madukismo #pemotor #Kasihan #Tirtonirmolo #korban #pengaruh alkohol #mabuk #Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry #pengendara #pabrik gula #laka tunggal #RS PKU Muhamadiyah #Bantul #Gamping #sepeda motor