BANTUL - Tidak lama lagi program makan siang bergizi gratis bakal terealisasi.
Di Kabupaten Bantul misalnya, anggaran mulai disiapkan, sementara pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis (juknis).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanyo mengatakan program makan siang gratis rencana dilaksanakan pada 2025.
Namun dia belum mengetahui pola pengadaan makan siang bergizi tersebut seperti apa.
"Apakah menggunakan penyedia atau katering mana maupun cara pendistribusiannya seperti apa, kami masih menunggu aturan teknisnya,” kata Nugroho singkat pada Rabu (1/1/2025).
Hanya memang program itu telah memasuki tahap uji coba.
Lima lokasi dipilih sebagai percontohan, yaitu SD Negeri Tlogo, SD Negeri Ngebel, PAUD Tunas Islam, TK Tunas Islam, dan TK Dharma Bhakti IV yang semuanya berada di Kapanewon Kasihan, Bantul.
“Uji coba dilakukan oleh PT Sarihusada dengan katering dari UMY Boga,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, program makan siang gratis bertujuan untuk mendukung kebutuhan gizi siswa dan meningkatkan semangat belajar.
Wali murid pun berharap program makan siang gratis segera diluncurkan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
Diyakini jika program telah berjalan, manfaatnya sangat besar.
“Program bagus, apalagi ditujukan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan," kata seorang wali murid Yuliana.
Terpisah, seorang guru SMPN 1 Bantul, Indri Astuti menyebut hingga sekarang belum ada informasi lebih jauh mengenai program makan sehat bergizi dari pemerintah pusat.
"Sosialisasi (program) belum ada," kata Indri.
Sebelumnya, Sekda Pemkab Bantul Agus Budiharja menyiapkan anggaran program makan siang bergizi gratis sebesar Rp 30 miliar pada 2025 mendatang.
Nominal itu turun dari anggaran pembahasan sebelumnya yang mencapai Rp 52 miliar. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin