Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bakal Ada Lonjakan Mobilitas saat Nataru, Dishub Bantul Lakukan Ramp Check Puluhan Kendaraan

Khairul Ma'arif • Kamis, 19 Desember 2024 | 03:30 WIB

 

 

Ramp check yang dilakukan Dishub Bantul ke sejumlah angkutan yang ada di Bantul untuk menjamin keselamatan penumpang.
Ramp check yang dilakukan Dishub Bantul ke sejumlah angkutan yang ada di Bantul untuk menjamin keselamatan penumpang.

BANTUL - Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) akan ada lonjakan mobilitas di Kabupaten Bantul. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul bersiaga dengan melakukan ramp check terhadap kendaraan angkutan dan wisata. Sasarannya yakni bus penumpang, jip, dan perahu motor wisata di kawasan pesisir selatan Bantul. 

Kepala Dishub Bantul Singgih Riyadi mengatakan, ramp check menjadi ketugasan rutin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat). Jumlahnya mencapai puluhan kendaraan yang dilakukan di pangkalan bus dan objek-objek wisata yang ada di Bantul. Ramp chcek dilakukan bersama BPTD Jogjakarta dan kepolisian. 

"Ada beberapa yang direkomendasikan untuk perbaikan," katanya, Rabu (18/12/2024).

Namun, memang mayoritas rekomendasi itu berkaitan dengan permasalahan administratif. Seperti KIR dan kelengkapan SIM dari para pengendara.  

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul Toto Pamudji Rahardjo menambahkan, saat ini sudah dilakukan ramp check terhadap 58 kendaraan. Jumlah tersebut terdiri dari jip dan perahu wisata serta angkutan barang dan bus wisata yang membawa penumpang. Secara teknis kendaraan kondisinya masih dalam tahap aman. 

 Baca Juga: Mas Duta Sheila On 7 Langganan di Sini! Nikmati Ikan Bakar Khas NTT di Jogja dengan Rasa Juara dan Garansi Kesegaran Ikan

"10 pelanggar ramp check di antaranya dokumen berupa KIR, SIM, dan STNK," paparnya.

Sedangkan untuk kendaraan perahu wisata di Laguna Depok harus dilengkapi dengan life jacket bagi penumpangnya. Itu sebagai syarat wajib pemenuhan keselamatan bagi wisatawan yang menikmatinya. 

Sementara jip wisata di Gumuk Pasir dan Pantai Parangtritis juga sudah dilakukan ramp check. Kondisi mesin dan pengereman menjadi fokus utama agar dalam melayani wisatawan tidak menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan. "Kondisinya masih laik jalan," sambungnya. 

 Baca Juga: Kejari Kebumen Selamatkan Uang Rp 767 Juta, Temukan 49 Kasus Penunggakan atau Penyalahgunaan Pajak

Toto mengungkapkan, 58 kendaraan tersebut terdiri dari 30 bus angkutan penumpang dan barang. 20 di antaranya jip wisata sedangkan delapan sisanya dari perahu wisata di Laguna Depok. Tidak hanya di pangkalannya, untuk bus juga dilakukan ramp check saat operasional di jalan ataupun ketika di objek wisata. 

 

"Harapan kami ramp check dapat meminimalisasi kejadian tidak diinginkan di Bantul selama Nataru," tegasnya.

Ramp check juga bertujuan untuk memastikan aspek keselamatan, kelayakan dan kelaikan armada angkutan barang, penumpang, dan wisata. Hal tersebut menyeluruh baik secara administrasi maupun secara teknis yang bertujuan demi menjamin keamanan dan keselamatan pengguna jasa layanan transportasi darat maupun air.

Toto mengingatkan, selama libur Nataru agar masyarakat Bantul lebih bijaksana dan cermat dalam memilih moda transportasi. Menurutnya, harus mengutamakan dan memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan kondisi kendaraan sehingga penumpang selama perjalanan selamat dan nyaman perjalanannya. (rul)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#ramp check #angkutan #Objek Wisata #laguna depok #kendaraan #nataru #dishub #gumuk pasir #mobilitas kendaraan #Direktorat Jenderal Perhubungan Darat #Wisata #kir #Perahu Motor #Dinas Perhubungan #kelaikan armada #libur #stnk #Bantul #keselamatan #pantai parangtritis #lonjakan #Wisatawan #natal 2024 dan tahun baru 2025 #sim #Kelayakan #pesisir selatan #bus penumpang #jip